Aksi masyarakat Bogor Barat menuntut pemekaran wilayah.

Kajian Kapasda Bogor Barat Menunjukkan Skor Tertinggi di Jawa Barat
SUPERSEMARNEWS.COM BOGOR – Dalam kajian terbaru yang dilakukan oleh tim ahli Injabar, skor Kapasda untuk Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Bogor Barat tercatat 409, menjadikannya yang tertinggi di Jawa Barat.

Wakil Ketua Presidium Komite Persiapan Pembentukan Kabupaten Bogor Barat (KPPKBB), Buchori Muslim, menyatakan bahwa ini menunjukkan bahwa Bogor Barat sudah layak dan mendesak untuk menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB).

Persyaratan yang Harus Dipenuhi oleh CDOB
Buchori menjelaskan, untuk menjadi DOB, sebuah daerah harus memenuhi dua syarat utama.

Pertama, syarat kewilayahan yang meliputi lima elemen: luas wilayah, jumlah penduduk, batas wilayah, cakupan wilayah, dan batas usia minimal Kabupaten Bogor. Kedua, kapasitas daerah, yang menilai apakah daerah tersebut pantas untuk dimekarkan.

Analisa Kelayakan CDOB Bogor Barat
Kajian tim ahli Injabar juga mencakup tujuh analisis kelayakan untuk CDOB, yang meliputi:

  1. Persyaratan dasar geografis
  2. Persyaratan dasar demografis
  3. Keamanan
  4. Sosial politik adat dan tradisi
  5. Potensi ekonomi
  6. Keuangan daerah
  7. Kemampuan keuangan penyelenggara pemerintahan

Hasilnya, Bogor Barat memenuhi semua syarat dan menempati posisi tertinggi dalam usulan CDOB di Jawa Barat.

Bogor Barat Sudah Saatnya Dimekarkan
Buchori menegaskan bahwa Kabupaten Bogor sudah layak untuk dimekarkan dan Bogor Barat sangat mendesak untuk menjadi DOB.

Tugas Pemerintah Daerah untuk Memperjuangkan Pemekaran
Buchori juga menyoroti bahwa ini menjadi pekerjaan rumah bagi bupati dan wakil bupati terpilih untuk meyakinkan Presiden agar segera mengambil tindakan untuk pemekaran.

Ia menambahkan bahwa tidak ada lagi alasan untuk menunda pemekaran Bogor Barat.

Dengan hasil kajian yang menunjukkan kelayakan ini, kini saatnya bagi Bogor Barat untuk mendapatkan status sebagai Daerah Otonomi Baru.


(SupersemarNewsTeam)
(R/SanggaBuana)