Palangka Raya, Supersemar News WAWANCARA – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, usai pertemuan bersama awak media di Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Jumat (21/11/2025) sore.



Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran mengungkap sejumlah kepala dinas berpotensi reshuffle dalam waktu dekat.
Agustiar Sabran tak ingin kepala dinas menjabat lebih dari 2,5-3 tahun.
Kebijakan tersebut disebut sebagai bagian dari strategi Gubernur untuk meningkatkan efektivitas kerja pejabat Pemprov Kalteng.

Isu perombakan besar-besaran di lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kian menguat.

Sinyal tersebut dibeberkan Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, yang mengungkap bahwa sejumlah kepala dinas berpotensi mengalami rotasi jabatan (reshuffle) dalam waktu dekat sebagai bagian dari langkah penyegaran.

Saat ditanya awak media mengenai kepastian reshuffle kepala dinas itu, Gubernur Agustiar tidak menampik bahwa langkah tersebut memang sedang disiapkan.

“Nah itu nanti pasti akan terjawab pada waktunya, ya,” kata Agustiar, usai pertemuan bersama awak media di Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Jumat (21/11/2025) sore.

Ketika kembali ditegaskan soal kapan reshuffle akan dilakukan, ia memberi tanda kuat bahwa perubahan struktur hanya menunggu waktu.

“Oh itu pasti ada itu, penyegaran itu perlu ya,” ujarnya.“Saya pastikan, di bawah kepemimpinan saya, saya tidak mau lebih dari 2,5 tahun di dinas. Sampai 3 tahun tidak mau kami,” tegasnya.

Pernyataan ini mengindikasikan bahwa pejabat yang sudah terlalu lama menduduki jabatan tertentu berpotensi terkena rotasi.

Adapun tambahan program kartu Huma Betang akan di pastikan untuk penyaluranya di laksanakan tahun 2026 Tegasnya. Dan akan di data ulang untuk memastikan penyaluran program tersebut tepat sasaran.

(Rahayu)