Halimah Munawir Dan Dunia Pendidikan

- Jurnalis

Sabtu, 14 Maret 2026 - 05:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Suasana lingkungan belajar di YPI Alhidayah Pondok Melati yang terus berbenah di era kepemimpinan Halimah Munawir, dengan peningkatan fasilitas sekolah seperti ruang kelas ber-AC demi kenyamanan guru dan siswa dalam proses pembelajaran.

SUPERSEMAR NEWS – Dalam pengembangan di dunia pendidikan, Halimah Munawir penggiat budaya dan sastrawati yang baru baru ini melawat ke Mesir dengan Buku Keagungan Kota Suci, terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan YPI Alhidayah Pondok Melati baik di bidang SDM maupun pelayanan terhadap siswa siswinya.

Untuk itu di era kepemimpinannya, Halimah Munawir telah membangun sarana prasarana pembelajaran, untuk kenyamanan tenaga pendidik dan siswa itu sendiri.

Demikian wawancara eksklusif Supersemar News dengan ketua YPI Alhidayah Pondok Melati,
Untuk kenyamanan para siswa siswi, diadakan berbagai pembaruan fasilitas sekolah seperti ruang kelas ber-AC, penyediaan mushola, laboratorium komputer, pengadaan kantin sehat, hingga penguatan budaya literasi melalui pojok baca.

Menurutnya, untuk tidak tertinggal dengan lembaga lembaga pendidikan Islam lainnya kita harus mampu menunjukkan bahwa YPI AlHidayah Pondok Melati juga dapat menjadi pilihan orang tua untuk menyekolahkan anaknya.

Baca Juga :  Siapa Carsten Breuer? Jenderal Jerman yang Ditunjuk sebagai Pejabat Militer NATO

Kedua membangun sarana prasarana untuk kenyamanan siswa dalam menjalani proses pembelajaran sehari-hari. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melengkapi seluruh ruang kelas dengan pendingin ruangan atau AC. Di bangun kantin untuk keamanan dan kesehatan siswa dengan tidak jajan sembarangan.

Sementara itu salah satu staf YPI AlHidayah , Eva Damayanti yang sempat di wawancarai Supersemar News, awalnya merasa dag dig dug dengan berbagai terobosan yang di lakukan ketua yayasan Halimah Munawir.

Karena dalam terobosan tersebut tidak dapat di pungkiri, membutuhkan dana sementara dana SPP sebelumnya saja tidak cukup untuk mensejahterakan tenaga pendidik dan memberi kenyamanan siswa. Karena SPP sebelumnya hanya Rp. 50.000 duafa Rp.35.000 dan Yatim Gratis.

“Namun ide cemerlang di lakukan bu ketua yakni di awal tahun ajaran baru, menaikan uang SPP menjadi Rp. 100.000 bagi siswa baru dengan ruangan ber-AC. Sementara kelas 2 sampai dengan kelas 6 uang SPP tidak dinaikan. Alhamdulillah yang mendaftar melebihi target. Setelah ruang kelas 1 ber-AC siswa lainnya protes dan minta juga ruangan mereka ber-AC dan bersedia membayar iuran yang sama dengan kelas 1. Kualitas sekolah terus di tingkatkan dan di adakan pula ekskul yang di sekolah swasta lingkungan Jatiwarna tak ada yakni ekskul Marching band dan Futsal. meningkat,” ungkap Eva Damayanti.

Baca Juga :  Waketum Dharma Pertiwi Buka Bazar TNI, Semarakkan HUT ke-81 TNI
Kegiatan pembinaan dan edukasi keagamaan siswa di lingkungan YPI Alhidayah Pondok Melati, bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan yang terus dikembangkan di era kepemimpinan Halimah Munawir.

Halimah Munawir juga mengakui bahwa berbagai pengembangan fasilitas yang dilakukan membutuhkan dukungan finansial yang cukup besar. Tak cukup mengandalkan dari dana SPP siswa. Alhamdulillah ada bantuan dana BOS dan BosDa Kota Bekasi juga khususnya untuk Mushola, itu atas dana gotong royong dari infak sodakoh guru siswa melalui “kencrengan” hingga para donatur yang peduli termasuk ketua Yayasan Halimah Munawir dan anak anaknya.

“Ya, semoga kerja sama yang baik tetap terjalin antara Yayasan – Tenaga Pendidik dan para orang tua siswa khususnya Komite dan Korlas secara bersama membangun dan menjaga marwah YPI Al-Hidayah Pondok Melati. Untuk tahun ajaran 2026, kita menyesuaikan anggaran operasional yang terus membengkak, dan untuk memberikan sarana lebih nyaman lagi ke para siswa, maka dengan berat hati untuk siswa baru kelas 1 ada kenaikan SPP namun masih jauh di bawah sekolah swasta sekitar Jatiwarna, yakni akan dikenakan SPP sebesar Rp150.000 namun kelas 2 sampai dengan kelas 6, SPP tetap Rp. 100.000. ” pungkas Halimah Munawir.

SupersemarNewsTeam
Reporter : R/Rifay Marzuki

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TNI–ADF Gelar NEO TTX, Simulasikan Evakuasi Warga akibat Erupsi Gunung Raung
Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta
Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat
Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah
Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO
Prajurit Korps Marinir Gempur Pantai Banongan dalam Operasi Amfibi Keris Woomera 2026
Marinir Indonesia Bekali Prajurit Australia Teknik Bertahan Hidup di Hutan
Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika 2026 Capai Rp 5,2 Triliun, Naik 4,8 Persen
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:52 WIB

TNI–ADF Gelar NEO TTX, Simulasikan Evakuasi Warga akibat Erupsi Gunung Raung

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO

Berita Terbaru