Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

- Jurnalis

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Supersemar News — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris. Salah satu yang menjadi perhatiannya adalah papan informasi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Menurut Mu’ti, bandara internasional merupakan pintu masuk Indonesia yang seharusnya menjadi kesempatan untuk memperkenalkan bahasa Indonesia kepada pengunjung dari berbagai negara.

‎”Saya setiap kali ke bandara, terutama bandara internasional Soekarno-Hatta, lebih banyak saya temukan tulisan dalam bahasa Inggris daripada tulisan dalam bahasa Indonesia. Padahal itu adalah pintu gerbang Indonesia,” ujar Mu’ti dikutip dari Medcom.id, Kamis 29 Oktober 2026.

‎Kegiatan yang mengusung tema “Bahasa Indonesia Bermartabat; Indonesia Berdaulat” tersebut menjadi momentum untuk menegaskan pentingnya kedudukan bahasa Indonesia. Mu’ti menilai penggunaan bahasa nasional perlu mendapat prioritas, terutama di ruang publik serta lingkungan pemerintahan dan lembaga negara. Ia menyayangkan masih adanya kecenderungan penggunaan istilah asing yang lebih menonjol dibandingkan padanan bahasa Indonesia. Menurutnya, kebiasaan tersebut juga terlihat dalam sejumlah pertemuan resmi.

Baca Juga :  Kekeringan Melanda, Kodim 1015/Sampit Bersama Muhammadiyah Sampit Salurkan Air Bersih untuk Warga

‎”Saya ingin menegaskan mengapa kedaulatan bahasa Indonesia itu penting, karena sekarang terdapat kecenderungan di mana ruang-ruang publik, termasuk di lembaga-lembaga pemerintahan dan lembaga-lembaga negara. Lebih banyak dan lebih bangga menggunakan istilah asing daripada menggunakan istilah-istilah dalam bahasa Indonesia,” jelas dia.

‎Mu’ti menegaskan, mengutamakan bahasa Indonesia bukan berarti mengesampingkan kemampuan berbahasa asing. Penguasaan bahasa asing tetap diperlukan, tetapi bahasa Indonesia harus ditempatkan sebagai bahasa utama di negeri sendiri, sebelum penggunaan bahasa lain, termasuk bahasa daerah.

‎Selain penggunaan bahasa di ruang publik, Mu’ti turut menyinggung perubahan kebiasaan berbahasa di kalangan generasi muda. Ia memahami bahwa komunikasi sehari-hari tidak harus selalu menggunakan bahasa baku. Namun, penggunaan singkatan dan istilah baru yang berkembang di kalangan anak muda terkadang membuat komunikasi antargenerasi menjadi kurang mudah dipahami. Ia mengaku kerap menemukan kesulitan saat memahami singkatan yang digunakan anak-anaknya maupun mahasiswa ketika berkomunikasi melalui WhatsApp.

Baca Juga :  Rumah Oksigen 24 Jam di 7 Titik di Palangka Raya Berdiri, Jaga Kesehatan Masyarakat

‎”Saya sering kalau berdialog dengan anak-anak saya dan juga mahasiswa saya, terutama kalau sedang ber-WA begitu, itu senantiasa menyebutkan itu bahasanya bapak-bapak. Saya sering kali tidak paham dengan singkatan-singkatan, apalagi kemudian singkatan-singkatan baru yang memang di sini sepertinya ada kesenjangan antar generasi,” tutur Mu’ti.

‎Di sisi lain, Mu’ti mengingatkan Indonesia memiliki kekayaan bahasa daerah yang perlu dijaga. Berdasarkan data terakhir yang diterimanya dari Badan Bahasa, terdapat 729 bahasa daerah di Indonesia, dengan jumlah terbanyak berasal dari Papua.

‎”Kita punya kekayaan bahasa daerah yang mungkin terbanyak di dunia. Data terakhir yang kami terima dari Badan Bahasa, sekarang ada 729 bahasa daerah di seluruh Indonesia, dan yang paling banyak adalah dari Papua,” pungkas Mu’ti.

Sumber : Tangerangnews.com

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Vloting Berpindah tidak pada objek dan Pembengkakan Luas di Jalan Hiu Putih Raya, BPN Kota Palangka Raya Disorot
MERIAHKAN HUT KE-81 KORPS MARINIR TAHUN 2026, KEJUARAAN KARATE PIALA PANGKORMAR RESMI DIBUKA
Kapolda Jatim Gelar Jumat Keliling di Surabaya, Ajak Masyarakat Cegah Tawuran hingga Narkoba
Kapolda Kalteng Bersama Bhayangkari Tanam 1000 Pohon Belangiran, Wujudkan Green Policing Lahan Bekas Karhutla
Bangun Generasi Berkarakter, Brimob Kalteng Berikan Edukasi di Sekolah
Daftar 15 Bank Tutup per 30 Oktober 2026
Pesan Tegas Danpusterad Letjen Mohamad Hasan : Mahasiswa Harus Cerdas dan Kritis di Era Perang Informasi dan AI
Produksi Nikel Naik, INCO Siapkan Strategi Optimalisasi di 2027
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:39 WIB

Dugaan Vloting Berpindah tidak pada objek dan Pembengkakan Luas di Jalan Hiu Putih Raya, BPN Kota Palangka Raya Disorot

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:53 WIB

MERIAHKAN HUT KE-81 KORPS MARINIR TAHUN 2026, KEJUARAAN KARATE PIALA PANGKORMAR RESMI DIBUKA

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:36 WIB

Kapolda Jatim Gelar Jumat Keliling di Surabaya, Ajak Masyarakat Cegah Tawuran hingga Narkoba

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kapolda Kalteng Bersama Bhayangkari Tanam 1000 Pohon Belangiran, Wujudkan Green Policing Lahan Bekas Karhutla

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Bangun Generasi Berkarakter, Brimob Kalteng Berikan Edukasi di Sekolah

Berita Terbaru