
SAMPIT, Supersemar news – Miris kecelakaan yang menimpa salah satu keluarga yang berada di wilayah Samuda, Kabupaten Kotawaringin Timur, membawa berita duka yang mendalam bagi keluarga almarhum,Peristiwa tragis itu terjadi pada Minggu (10/8/2025) lalu
sekitar pukul 17.30 WIB.
Yang di mana bapak, ibu dan anak ini kecelakaan yang di karenakan satu unit mobil pick up yang membawa besi tenda dan juga pick up tersebut membawa muatannya melebihi kapasitas yang telah di tentukan, dan juga tidak menggunakan rambu peringatan.
Dari kronologi kecelakaan yang terjadi masyarakat yang melihat kejadian tersebut menjelaskan kejadian yang terjadi beberapa waktu lalu itu di karenakan pick up tersebut ingin berputar balik arah dan lalu berhenti mendadak sehingga kecelakaan tersebut tidak dapat terhindarkan.

Dari keterangan keluarga almarhum, supir pikup dan pemilik tenda tidak ada toleransi, jangankan santunan, datang kerumah duka tidak ada, dan dari keterangan keluarga korban pihak supir ada membantu uang Damai 2,5 , sedangkan biaya pengobatan melebihi dari uang yang di beri
Pihak keluarga meminta pertanggung jawaban atas meninggalnya bapak dan anak, dan masih ada istri korban juga yg perlu biaya pengobatan, yang menjadi korban mobil pick up tersebut.
Didi selaku keluarga almarhum menjelaskan dia dan beserta pihak keluarga lainnya akan terus menuntut keadilan sampai kasus ini mendapatkan keadilan yang pantas untuk pihak supir dan pemilik tenda yang di nilai lalai dalam membawa muatan yang di karenakan melebihi batas muatan dan juga tidak menggunakan tanda atau rambu peringatan.
Relawan gabungan dari relawan Forum Sampit Siaga (FSS), dan Habar Kalimantan Tengah (HKT), beserta Supersemar News dan Supersemar Law Frim, siap mengawal kasus ini. Sampai ada pertanggung jawaban dari pihak pemilik pikup dan tenda bertanggung jawab buat keluarga yang ditinggalkan.(Rahayu)
