Antrean panjang warga Bogor terlihat di kantor Disdukcapil, menanti giliran pencetakan KTP di tengah keterbatasan blanko yang menjadi kendala utama pelayanan administrasi kependudukan.

SUPERSEMAR NEWS BOGOR – Keterbatasan blanko KTP di Disdukcapil Kabupaten Bogor menjadi kendala utama bagi warga yang ingin mendapatkan kartu identitas.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Bogor, Hadijana, mengungkapkan bahwa biasanya mereka menerima ribuan blanko dari Kemendagri. Namun, belakangan ini jumlahnya turun drastis, hanya 500 blanko per pengiriman.

“Biasanya setiap minggu kami mendapat enam hingga sepuluh ribu blanko, tapi kali ini hanya 500,” ujarnya, Rabu (12/02/2025).

Ia menjelaskan bahwa pembagian blanko sepenuhnya menjadi kewenangan Kemendagri, sehingga pihaknya tidak dapat memastikan jatah untuk Kabupaten Bogor.

Sebagai solusi, Disdukcapil mempertimbangkan mekanisme hibah dana daerah ke Kemendagri, mirip dengan skema hibah dari pusat ke daerah.

“Kami bisa mengajukan hibah dana dari Bogor ke Kemendagri, seperti hibah dari pemerintah pusat ke daerah,” jelasnya.

Untuk mengoptimalkan pelayanan, Disdukcapil memprioritaskan pencetakan KTP PRR, terutama bagi warga yang baru pertama kali mendapat KTP.

“Kami pastikan antrean KTP PRR tetap nol. Warga yang baru pertama kali mengurus KTP akan diprioritaskan,” tegasnya.

SupersemarNewsTeam
Reporter: R/SanggaBuana