Menkebud Fadli Zon ungkap pentingnya Situs Patiayam jadi cagar budaya

- Jurnalis

Rabu, 4 Desember 2024 - 23:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Jakarta – Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, menegaskan komitmennya untuk mendukung percepatan penetapan Situs Patiayam di Jawa Tengah sebagai cagar budaya nasional, karena Situs Patiayam dianggap menyimpan nilai penting dalam sejarah dan arkeologi Indonesia.

“Saya pernah ke Situs Pati Ayam sekitar tahun 2004 atau 2005. Saat itu kami menjelajahi gua-gua dan lokasi penemuan artefak yang ditampung oleh masyarakat. Dari sisi substansi, Situs Patiayam sebenarnya sudah sangat layak menjadi cagar budaya nasional. Namun, persoalan administratif dan teknis masih menjadi kendala utama,” kata Menkebud Fadli dalam diskusi daring bertajuk “Situs Patiayam Menuju Cagar Budaya Nasional” dalam Forum Diskusi Denpasar 12, Rabu.

Ia menyoroti pentingnya penyelesaian prosedur yang melibatkan berbagai tingkat pemerintahan, mulai dari kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional.

Baca Juga :  Kapolres Kotim Terima Silaturahmi KSOP Sampit, Perkuat Sinergitas dan Koordinasi

Menurut dia Kementerian Kebudayaan siap memberikan dukungan, termasuk dalam penyelesaian aspek administratif dan zonasi yang sering kali menjadi hambatan.

“Situs ini memiliki kesamaan temuan dengan situs-situs lain seperti Sangiran, Semedo, dan Sulawesi Selatan, yang berasal dari formasi geologis serupa. Penemuan fosil hewan purba seperti Stegodon, Bubalus, hingga Sondaicus memperkuat nilai ilmiah Pati Ayam sebagai bagian penting dari prasejarah Indonesia,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Fadli juga menyoroti perlunya keseimbangan antara pelestarian budaya dan pemanfaatan untuk masyarakat.

Ia mengusulkan pendekatan lintas sektor untuk mengatasi berbagai kendala, termasuk kebijakan terkait penelitian dan pelestarian.

Baca Juga :  Pangdam dan Menhut Terjun: Bongkar Kendala Pemadaman Karhutla di Taman Tanjung Puting

Sebagai langkah strategis, Fadli menyampaikan rencana pelaksanaan konferensi nasional prasejarah pada Oktober tahun mendatang, yang akan mengundang para ahli dari dalam dan luar negeri.

Selain itu, pada Desember 2024, Kementerian Kebudayaan akan mengadakan pameran di Museum Nasional untuk memamerkan fosil Homo Erectus asli, Stegodon, dan temuan lainnya, guna meningkatkan edukasi dan literasi budaya masyarakat.

Ia juga mengusulkan pembentukan omnibus law di bidang kebudayaan untuk menyederhanakan regulasi terkait pelestarian budaya, termasuk perlindungan cagar budaya, permuseuman, dan musik.

“Kami ingin memastikan bahwa semua elemen kebudayaan, termasuk Situs Patiayam, dapat dilestarikan dan dimanfaatkan secara optimal untuk membangun karakter bangsa,” ungkap Fadli.

(Antara)( SupersemarNewsTeam)

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO
Prajurit Korps Marinir Gempur Pantai Banongan dalam Operasi Amfibi Keris Woomera 2026
Marinir Indonesia Bekali Prajurit Australia Teknik Bertahan Hidup di Hutan
Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika 2026 Capai Rp 5,2 Triliun, Naik 4,8 Persen
Perkuat Struktur Komando, KSAD Pimpin Sertijab 5 Pangdam dan Alih Kodal 6 Korem
PSYCHIC FEVER dan Album DIFFERENT: 10 Lagu, Satu Identitas
KPK Tetapkan Adik Eks Kepala BNPB Tersangka Main Proyek Dana Bencana
Erick Thohir Dorong Car Free Day Hadir di Seluruh Daerah
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Prajurit Korps Marinir Gempur Pantai Banongan dalam Operasi Amfibi Keris Woomera 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Marinir Indonesia Bekali Prajurit Australia Teknik Bertahan Hidup di Hutan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:36 WIB

Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika 2026 Capai Rp 5,2 Triliun, Naik 4,8 Persen

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:33 WIB

Perkuat Struktur Komando, KSAD Pimpin Sertijab 5 Pangdam dan Alih Kodal 6 Korem

Berita Terbaru