
SUPERSEMAR NEWS – JAKARTA. Dalam semangat Hari Pahlawan, Yayasan Kios Yatim Piatu merayakan milad ke-5 di kawasan Mangga Besar 13, Kolong Rel Kereta P. Jayakarta, Jakarta, pada 7 November 2025.
Dengan tema “Mengukir Keikhlasan di Hari Pahlawan bersama anak-anak yatim piatu”, acara ini menjadi momentum refleksi perjalanan panjang lembaga sosial yang terus menebar manfaat bagi 200 anak yatim piatu binaannya.
Perjalanan Lima Tahun Penuh Doa dan Perjuangan
Pembina Yayasan, Hj. Arfiani, dalam sambutannya menegaskan bahwa lima tahun bukan sekadar hitungan waktu, melainkan jejak perjuangan dan keikhlasan.
“Dari butir harapan tumbuh keyakinan, bahwa perjalanan kecil bisa menumbuhkan keabadian,” ujar Hj. Arfiani yang juga dikenal sebagai pengusaha sekaligus pemilik Hurremfia Brand Muslimah — merek modest fashion ternama di Indonesia.
Ia juga menambahkan bahwa kini Yayasan Kios Yatim Piatu telah resmi berbadan hukum, menandai kematangan lembaga ini dalam pengabdian sosial dan pengelolaan amanah publik.

Dukungan Pemerintah dan Masyarakat
Tak hanya masyarakat sekitar, dukungan juga datang dari Ibu Menteri Sri Bahlil, yang melalui ajudannya mengirimkan bingkisan apresiasi untuk anak-anak binaan.
Selain itu, Camat, Lurah, RW, RT, dan komunitas warga Mangga Besar 13 turut berperan aktif dalam penyelenggaraan acara.
“Kerjasama masyarakat dan aparat begitu solid. Ini bukti bahwa gotong royong masih hidup di tengah kota besar,” ujar Muhammad Sidiq, Ketua Yayasan Kios Yatim Piatu.
Sebagai wujud kepedulian, yayasan ini juga menerima sumbangan satu unit mobil ambulans, yang siap digunakan untuk pelayanan sosial masyarakat.
Fasilitas dan Kegiatan Pembinaan Anak Yatim
Kini yayasan memiliki fasilitas baru berupa alat musik hadroh, ruang kegiatan anak-anak, serta toilet dan tempat wudhu yang lebih layak bagi tamu dan anak binaan.
Tak hanya menyediakan tempat, yayasan ini juga menumbuhkan karakter dan kemandirian anak-anak lewat berbagai kegiatan edukatif dan spiritual.
Kemeriahan Acara dan Hiburan Edukatif
Acara milad kali ini dimeriahkan oleh penampilan anak-anak yatim binaan, mulai dari tari saman, hadroh, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, hingga drama penuh makna tentang kerinduan terhadap kasih sayang orang tua.
Selain itu, Loly Unyu, seorang artis dan selebgram populer di TikTok dan Instagram, hadir memeriahkan suasana. Ia menghibur anak-anak lewat kuis interaktif seperti sambung ayat dan tebak pertanyaan islami, serta memberikan hadiah menarik bagi peserta.
Pendidikan dan Harapan Masa Depan
Dalam kesempatan tersebut, Hj. Arfiani menegaskan pentingnya pendidikan formal bagi anak-anak binaan.
“Mereka tidak boleh hanya mandiri, tapi juga harus bersekolah. Ijazah akademik penting untuk masa depan mereka,” ujarnya.
Menurutnya, pendidikan membantu anak memahami dunia, berpikir logis, kritis, dan membentuk pribadi yang tangguh serta berilmu.
“Semua pencapaian ini bukan hasil tangan manusia semata, tapi karena pertolongan Allah, serta dukungan donatur, relawan, dan sahabat-sahabat baik,” tambahnya.
Penutup: Doa dan Terima Kasih
Acara ditutup dengan dzikir bersama dan doa untuk para yatim serta seluruh donatur.
“Anak-anak adalah alasan kami bertahan. Mereka cahaya di setiap langkah kami. Terima kasih kepada semua pihak yang telah berjuang bersama,” tutup Hj. Arfiani penuh haru.
Dengan semangat keikhlasan dan kepedulian, Yayasan Kios Yatim Piatu membuktikan bahwa kepedulian sosial mampu melahirkan inspirasi kemanusiaan di tengah hiruk pikuk kota metropolitan.
SupersemarNewsTeam
