PALANGKA Raya ,Supersemar news– Partai Golkar Kalimantan Tengah melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) XI di Swiss-Belhotel Danum Palangka Raya. Gelaran moment penting ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, Sabtu (29/11/2025).

Ketua DPD Partai Golkar Kalteng, H. Ruslan, menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran Ketua Umum. Ia berharap Musda yang berlangsung 28–30 November ini berjalan lancar dan menjadi ruang demokratis bagi seluruh kader.

“Ibarat perahu besar, Partai Golkar Kalteng mengarungi samudra dengan nahkoda dan awak yang memiliki ragam gagasan serta latar belakang. Semua itu harus dikelola dengan baik agar perahu besar ini tiba di dermaga dengan selamat,” ujar Ruslan.Ia menegaskan bahwa Golkar adalah partai kader, sehingga sangat wajar apabila muncul banyak figur terbaik yang siap menjadi pemimpin.

Dengan berakhirnya masa jabatannya, Ruslan berharap Musda XI dapat melahirkan ketua baru yang mampu menjalankan tugas secara optimal dan membawa Golkar Kalteng semakin maju.

Sementara itu, dalam arahannya, Ketum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa Musda merupakan forum penting dalam menentukan arah politik dan organisasi. Ia menyampaikan tiga poin penting dalam Musda XI yakni:

Evaluasi laporan pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya.

Penetapan penyusunan rencana kerja baru sebagai pedoman organisasi.

Pemilihan Ketua DPD Golkar Kalteng dan formatur yang menyusun struktur kepengurusan berikutnya.

Bahlil mengapresiasi soliditas Golkar Kalteng yang dinilai terus menguat. Menurutnya, capaian partai bukan hanya hasil kerja pemimpin pusat, namun buah dari kerja kolektif seluruh kader dari tingkat provinsi hingga akar rumput.

“Kekompakan internal adalah kunci utama keberlanjutan kekuatan politik Golkar,” tegasnya

Bahlil menekankan bahwa kekuatan Golkar selama ini terletak pada pengalaman panjang dan jaringan struktur yang tersebar hingga pelosok desa. Ia optimistis Golkar masih memiliki posisi strategis dalam dinamika politik nasional.

Ia meminta agar setelah Musda, seluruh tingkatan daerah segera melaksanakan musyawarah hingga kecamatan dan desa. Pengurus yang tidak aktif harus dievaluasi demi menjaga efektivitas organisasi.

Dengan terselenggaranya Musda XI ini, Partai Golkar Kalimantan Tengah diharapkan semakin solid, matang dalam manajemen organisasi, dan siap menghadapi berbagai agenda politik mendatang, termasuk konsolidasi menjelang pemilihan umum.(Rahayu)