Mutasi Besar Polri 2026, Jenderal Asal Lampung Irjen Rudi Setiawan Ditarik ke Bareskrim


LAMPUNG, Supersemar News — Mutasi besar-besaran di tubuh Polri yang terbit pada Mei 2026 menggeser sejumlah perwira tinggi berpangkat jenderal, termasuk para kepala kepolisian daerah (Kapolda) di berbagai wilayah Indonesia. Dalam rotasi jabatan tersebut, sejumlah jenderal asal Lampung juga mendapat penugasan baru.

‎Salah satu nama yang menjadi sorotan ialah Irjen Pol Rudi Setiawan. Jenderal bintang dua asal Lampung itu resmi ditarik ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri setelah sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Jawa Barat.

‎Perwira tinggi lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1993 tersebut diketahui baru menjabat Kapolda Jawa Barat sejak April 2025. Penunjukan Rudi Setiawan kala itu tertuang dalam surat telegram mutasi Polri sebagai bagian dari penyegaran organisasi di lingkungan Korps Bhayangkara.

‎Sebelum dipercaya memimpin Polda Jawa Barat, Irjen Rudi Setiawan lebih dahulu mengemban tugas strategis sebagai Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Jabatan itu membuat namanya dikenal luas karena terlibat dalam berbagai penanganan kasus tindak pidana korupsi berskala nasional.

‎Dengan penugasan baru di Bareskrim Polri, Irjen Rudi Setiawan kini kembali ditempatkan pada bidang penegakan hukum dan penyidikan di tingkat Mabes Polri.

‎Sementara itu, posisi Kapolda Jawa Barat yang ditinggalkan Irjen Rudi Setiawan kini diisi oleh Irjen Pol Pipit Rismanto. Sebelum dimutasi ke Jawa Barat, Pipit Rismanto menjabat sebagai Kapolda Kalimantan Barat.

‎Selain Irjen Rudi Setiawan, mutasi Polri kali ini juga menyentuh jenderal asal Lampung lainnya, yakni Inspektur Jenderal Polisi Ahmad Ramadhan.

‎Perwira tinggi lulusan Akpol 1991 yang juga merupakan satu angkatan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tersebut mendapat penugasan baru sebagai Dosen Kepolisian Utama Tingkat I STIK Lemdiklat Polri.

‎Sebelum menerima jabatan baru itu, Ahmad Ramadhan bertugas sebagai Dosen Kepolisian Utama Tingkat I Akpol Lemdiklat Polri.

‎Ahmad Ramadhan sendiri bukan sosok asing di Lampung. Jenderal bintang dua tersebut pernah menjabat sebagai Wakapolda Lampung sebelum kemudian dipercaya menduduki sejumlah posisi strategis di tingkat nasional.

‎Mutasi dan rotasi jabatan di tubuh Polri merupakan bagian dari penyegaran organisasi serta pengembangan karier personel guna meningkatkan efektivitas kinerja institusi kepolisian di berbagai bidang.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *