
Pemadaman Kebakaran Kotim dan tim gabungan relawan lainnya melakukan pemadaman saat api berkobar di tempat kejadian perkara (TKP).
SAMPIT, Supersemar News – Dua buah rumah permanen di Perum Setia Griya Mini Mulia, Jalan Kapten Mulyono RT 42/RW 04, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotim ludes terbakar pada Rabu (6/5/2026) malam. Dugaan sementara penyebab kebakaran akibat arus pendek listrik.
Kepala Peleton I Damkarmat Kotim Akhmad Ilham Wahyudi mengatakan informasi kebakaran diterima pukul 19.59 WIB dari Ibu Tini melalui emergency call. Petugas langsung bergerak ke TKP pukul 20.02 WIB dan tiba di lokasi pukul 20.12 WIB dengan jarak tempuh ±5,1 km.
“Setiba di TKP kami langsung size up dan menyatakan status kebakaran merah. Api membakar dua bangunan rumah permanen milik Ibu Heny dan Bapak Tio, masing-masing berukuran ±6×10 meter,” jelas Ilham.
Menurut keterangan tetangga, sebelum api membesar terdengar suara ledakan dari salah satu rumah. Petugas gabungan langsung melakukan operasi pemadaman dan pendinginan.
Situasi operasional pemadaman berlangsung pukul 20.46 WIB dan api berhasil dipadamkan pukul 21.10 WIB. Status kebakaran dinyatakan hijau dan seluruh unit kembali ke Mako pukul 21.58 WIB.
Baca juga berita lainnya
- Antisipasi Kemarau, Kodim 1015/Sampit Gandeng 5 Perusahaan Latihan Tanggap Karhutla di Kotim
- Dandim 1015/Sampit Pimpin Latihan Sistem Blok, Taktik Baru Perang Lawan Karhutla di Kotim
- Nihil Korban Jiwa, Kebakaran 2 Rumah di Ketapang Sampit Telan Kerugian Rp300 Juta
- Curi Motor di Halaman Rumah, Pelaku Dibekuk Buser Polsek Kalideres
- Langganan Banjir, Bangli di Pakuwon Bangun Nusa Raya Cengkareng Timur Dibongkar
Dalam operasi ini Damkarmat Kotim mengerahkan 5 unit armada, diantaranya Mobil Tangki 13, Mobil Tangki 14, Unit 05, Unit 06, dan Mobil Rescue Hilux. Sebanyak 20 personel Peleton I, II, III dan Pos Sektor Eka Bahurui diterjunkan ke lokasi.
Turut hadir di lokasi Kepala Bidang Pemadaman, Penyelamatan, dan Sarpras Yayat Hidayat, serta Kasi Pemadaman Neydi Subandi, Operasi juga dibantu BPBD, Satpol PP, PMI, Relawan Ketapi 3, Relawan Masjid Jami Assalam, Relawan Baamang Tengah, MPA Kecamatan Ketapang, dan MPA Teluk Dalam.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kerugian materi ditaksir mencapai Rp300 juta. “Penanganan saat operasional, kemampuan petugas, dukungan logistik, dan komunikasi semuanya baik,” tegas Ilham.
Damkarmat Kotim mengimbau masyarakat rutin memeriksa instalasi listrik dan tidak meninggalkan rumah dalam keadaan alat elektronik masih menyala untuk mencegah korsleting.
(Fauji)
