Pelatihan AI 25.000 guru di Sumsel pecahkan rekor dunia

- Jurnalis

Sabtu, 20 September 2025 - 22:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Palembang – Pelatihan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan yang diikuti 25.000 guru dari seluruh Indonesia yang diselenggarakan secara hybrid dari Griya Agung Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Sabtu, memecahkan rekor dunia atau Guinness World Records.

Kegiatan yang juga memecahkan rekor dunia versi Guinness World Records ini dihadiri Gubernur Sumsel Herman Deru dan sejumlah tokoh pendidikan nasional.

Penyerahan sertifikat rekor diberikan oleh Austinclarck Herzogjohnson dan diterima perwakilan Pemerintah Provinsi Sumsel, yakni Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Rika Efianti serta Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel Mondyaboni.

Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan pihaknya mengapresiasi inisiatif pelatihan berskala internasional dan juga peran penting dua tokoh pendidikan, James Gwee dan Johannes Agus Taruna, yang menjadi motor penggerak kegiatan.

Baca Juga :  DOA BERSAMA DUA TAHUN PEMERINTAHAN PRABOWO-GIBRAN, POLDA JATIM AJAK MASYARAKAT PERKUAT PERSATUAN

“Selama ini kita hanya mendengar soal AI. Tapi, hari ini guru-guru kita akan mempelajari konsep dasarnya, bahkan bagaimana menginovasikan kurikulum. Jangan sampai guru tertinggal dari murid-murid yang sudah sangat akrab dengan teknologi sejak usia dini,” katanya.

Menurutnya, peningkatan kapasitas guru itu penting dalam menghadapi perkembangan teknologi digital. Sebab, guru bukan hanya harus cakap menggunakan teknologi, namun juga mampu mengendalikannya secara bijak dan etis.

“Saya ingin para guru ini jadi pengendali teknologi, bukan korbannya. Karena, kalau tidak paham, kita bisa jadi korban manipulasi teknologi,” ujarnya.

Sementara itu, praktisi pendidikan Johannes Agus Taruna mengatakan kegiatan ini merupakan hasil persiapan selama satu tahun, dan awalnya direncanakan di kota lain.

Baca Juga :  KCIC mendukung mobilitas pelari Jakarta Running Festival melalui Whoosh

“Namun, Gubernur Sumsel mengambil inisiatif agar kegiatan besar ini diselenggarakan di Sumsel. Beliau mendukung penuh sejak awal,” ujar Johannes.

Menurutnya, pelatihan AI untuk 25.000 guru ini merupakan warisan besar (legacy) bagi dunia pendidikan Indonesia, khususnya Sumsel.

“Bayangkan dampaknya setelah 25.000 guru selesai mengikuti pelatihan ini. Jika mereka semua mampu mengaplikasikan AI dalam proses belajar-mengajar, ini bukan hanya investasi untuk Sumsel, tapi untuk masa depan pendidikan Indonesia,” ujarnya.

Pelatihan AI itu terbagi dalam tiga sesi utama, yakni memahami dasar-dasar dan tantangan AI dalam pendidikan pemanfaatan aplikasi AI untuk administrasi, penilaian, dan media pembelajaran, serta integrasi AI dalam perangkat ajar dengan memperhatikan prinsip etika digital, seperti privasi data dan keamanan siber.

(Antara)(SupersemarNewsTeam)

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

POLSEK TAMBORA RESPONS CEPAT ADUAN WARGA, CEGAH KERIBUTAN KELUARGA DI PEKOJAN
BERHASIL TANGKAP PETINGGI KKB DAN REBUT KEMBALI SENJATA, PRAJURIT YONIF 9 MARINIR RAIH KPLB
KPK Tunggu Balasan TNI Terkait Dugaan 2 Prajurit Aktif di Kasus BNPB
Konser Andrea Bocelli di Borobudur Makin Dekat: MUI Tolak, Polda Jateng Sebut tak Ada Pembatalan
Letjen TNI Iwan Setiawan, dari Everest ke Kostrad
Gempa M 7,0 Guncang Tibet China
Enam Agama, Satu Kampus: Merawat Toleransi di IABN Sriwijaya Tangerang
KCIC mendukung mobilitas pelari Jakarta Running Festival melalui Whoosh
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:05 WIB

POLSEK TAMBORA RESPONS CEPAT ADUAN WARGA, CEGAH KERIBUTAN KELUARGA DI PEKOJAN

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:24 WIB

BERHASIL TANGKAP PETINGGI KKB DAN REBUT KEMBALI SENJATA, PRAJURIT YONIF 9 MARINIR RAIH KPLB

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:18 WIB

KPK Tunggu Balasan TNI Terkait Dugaan 2 Prajurit Aktif di Kasus BNPB

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:14 WIB

Konser Andrea Bocelli di Borobudur Makin Dekat: MUI Tolak, Polda Jateng Sebut tak Ada Pembatalan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Letjen TNI Iwan Setiawan, dari Everest ke Kostrad

Berita Terbaru

Berita utama

Letjen TNI Iwan Setiawan, dari Everest ke Kostrad

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:10 WIB