SAMPIT, Supersemar News – Pondok Pesantren Darul Amin kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi yang berilmu dan berakhlak mulia. Dalam acara perpisahan yang dihadiri oleh para orang tua santri, pimpinan pondok pesantren, Guru Rayyan Abrar, menyampaikan pesan penting untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan pengajaran di pondok pesantren, Rabu (28/05/2025).

Guru Rayyan Abrar mengumumkan bahwa tahun depan, pondok pesantren akan mewajibkan para santri dan santriwati untuk berbahasa Arab dan Inggris dalam berbagai aktivitas sehari-hari, termasuk transaksi jual beli dan komunikasi. “Kami yakin bahwa dengan berbahasa Arab dan Inggris, para santri akan lebih siap menghadapi tantangan di masa depan,” kata Guru Rayyan.

Pondok Pesantren Darul Amin juga telah melahirkan banyak alumni yang berhasil melanjutkan pendidikan di luar negeri, termasuk di Mesir dan Yaman. “Ini adalah bukti bahwa pondok pesantren kami telah berhasil mencetak generasi yang berilmu dan berakhlak mulia,” tambah Guru Rayyan.

Guru Rayyan Abrar juga menekankan pentingnya estafet perjuangan dalam mengibarkan bendera Islam dan mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW. “Kami akan terus berjuang untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pengajaran di pondok pesantren, sehingga para santri dapat menjadi generasi yang berilmu dan berakhlak mulia,” kata Guru Rayyan.

Dalam acara perpisahan tersebut, pimpinan pondok pesantren juga meminta halal, ridho, dan maaf dari para orang tua santri atas segala kekurangan dan kesalahan yang mungkin terjadi selama ini. “Kami berharap para orang tua dapat memaafkan segala kekurangan kami dan mendukung kami dalam menjalankan amanah ini,” kata Guru Rayyan.

Dengan demikian, Pondok Pesantren Darul Amin terus berkomitmen untuk mencetak generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan di masa depan, imbuhnya.

Editor : Fauji