
Ditemukan tak bernyawa di Kamar, Pria 55 tahun di Hanjalipan Kota Besi diduga meninggal karena sakit.
SAMPIT, Supersemar News – Polsek Kota Besi jajaran Polres Kotawaringin Timur (Kotim) mendatangi TKP penemuan mayat seorang laki-laki berinisial FT (55) di dalam rumah di Jalan Abu Bakar RT 004 RW 001, Desa Hanjalipan, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotim, Senin (4/5/2026).
Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kapolsek Kota Besi Ipda Nor Ikhsan menjelaskan kronologi kejadian. Sekitar pukul 17.25 WIB, Sdr. IL selaku Ketua RT 001 mendatangi rumah korban FT.
Setelah mengetuk pintu dan memanggil namun tidak ada jawaban, Sdr. IL masuk ke dalam rumah melalui pintu depan. Ia kemudian masuk ke kamar korban dan menemukan FT dalam keadaan sudah tidak bernyawa.
Sdr. IL segera memanggil warga untuk menolong korban. Pihak keluarga dan saksi kemudian menghubungi perangkat desa serta Polsek Kota Besi untuk penanganan lebih lanjut.
Petugas Polsek Kota Besi bersama tenaga medis dari Puskesmas Kota Besi langsung mendatangi TKP. Polisi melakukan olah TKP, mencatat keterangan saksi-saksi, serta mengajukan permintaan visum et repertum.
Baca juga berita lainnya
- Polisi Cek TKP Penemuan Mayat di Kota Besi, Keluarga Tolak Autopsi
- Syarat Naik Pangkat, 120 Prajurit TNI AD Adu Fisik Prima di Sampit
- Antisipasi Penimbunan Pasca Harga Baru, Polsek Cempaga Hulu Sisir APMS dan SPBU Mini di Pundu
- Polisi Berikan Teguran kepada Warga Palangka Raya Bagi Pengendara yang Tidak Memakai Helm
- Tim Gabungan Polresta Banjarmasin Amankan 8 Remaja Tawuran, 3 Sajam Celurit Disita
Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga menyatakan korban memiliki riwayat sakit.
Keluarga korban menolak dilakukan autopsi di RSUD dr. Murjani Sampit. Penolakan dituangkan dalam surat pernyataan resmi. Keluarga juga tidak membuat laporan maupun tuntutan hukum karena menduga korban meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya.
Polsek Kota Besi saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kematian korban.
(Fauji)
