
SAMPIT, Supersemar News — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sampit menggelar rapat internal yang dihadiri oleh Kepala Lapas Muhammad Yani, Amd.Ip., S.H., serta seluruh pejabat struktural. Kegiatan berlangsung di ruang rapat utama, Senin (9/6/2025).
Rapat bertujuan membahas secara khusus mengenai proses pelaksanaan penggunaan kartu BRIZZI di area bidang kerja dan usaha Koperasi Premier Lapas Sampit.
Dalam rapat tersebut, Kalapas Muhammad Yani mengatakan, pentingnya digitalisasi sistem transaksi sebagai bagian dari upaya peningkatan efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan unit usaha di dalam Lapas. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah rencana penerapan kartu BRIZZI sebagai alat pembayaran non-tunai di area kerja dan koperasi.
“Kita ingin seluruh proses transaksi di lingkungan kerja dan koperasi berjalan lebih aman, efisien, dan tercatat dengan baik. Kartu BRIZZI merupakan solusi praktis yang mendukung hal tersebut,” ujar Kalapas.
Pembahasan meliputi tahapan implementasi, kesiapan infrastruktur, serta mekanisme sosialisasi kepada warga binaan dan petugas. Selain itu, disoroti pula pentingnya kerja sama dengan pihak perbankan dan penyesuaian sistem administrasi koperasi agar mendukung penggunaan kartu secara optimal.
Rapat ditutup dengan arahan agar seluruh bidang segera menyusun langkah-langkah teknis pelaksanaan, termasuk jadwal uji coba dan pelatihan penggunaan kartu BRIZZI bagi seluruh pengguna.
Melalui inovasi ini, Lapas Sampit menunjukkan komitmennya dalam mendukung program digitalisasi layanan serta meningkatkan tata kelola lembaga pemasyarakatan secara profesional dan modern, tutup Kalapas.
Fauji
