SAMPIT, Supersemar News – Kapolres Kotawaringin Timur (Kotim) jajaran Polda Kalimantan Tengah (Kalteng), AKBP Resky Maulana Zulkarnain, menghadiri kegiatan Mamapas Lewu bersama masyarakat di Kecamatan Mentaya Hulu pada Selasa 16 Desember 2025.

Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan sebagai bentuk pelestarian adat dan budaya lokal, serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Mamapas Lewu merupakan ritual adat Dayak yang bertujuan untuk membersihkan wilayah dan masyarakat dari bala, marabahaya, serta hal-hal negatif.

Selain itu, ritual ini juga dimaknai sebagai doa bersama untuk memohon keselamatan, ketentraman, dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Kotim menyampaikan bahwa keikutsertaan Polri dalam kegiatan adat ini merupakan wujud penghormatan terhadap kearifan lokal serta komitmen Polres Kotim dalam menjaga kerukunan, keamanan, dan ketertiban masyarakat, ujar Kapolres.

“Melalui kebersamaan dengan tokoh adat dan warga setempat, diharapkan tercipta sinergi yang kuat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,“ kata Kapolres.

Kegiatan Mamapas Lewu di Kecamatan Mentaya Hulu dihadiri oleh tokoh adat, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang mengikuti seluruh rangkaian ritual dengan penuh khidmat.

Masyarakat menyambut baik kehadiran Kapolres Kotim dan jajaran, sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya serta penguatan persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat.

(Fauji)