Tanda WhatsApp Disadap & Cara Menghentikannya dengan Aman

- Jurnalis

Selasa, 29 Juli 2025 - 15:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Logo WhatsApp yang tampak pada gambar menjadi simbol aplikasi perpesanan yang kini rawan disadap jika tidak dilindungi dengan fitur keamanan seperti verifikasi dua langkah.

SUPERSEMAR NEWS – Seiring pesatnya perkembangan teknologi, penyadapan akun WhatsApp (WA) makin marak. Aplikasi pesan populer ini kerap jadi target peretas untuk mencuri informasi atau One Time Password (OTP) dari akun belanja dan finansial.

Untuk mencegah hal ini, penting mengenali tanda-tanda WhatsApp disadap serta cara menghentikannya. Berikut panduannya:

Tanda WhatsApp Disadap

1. OTP Masuk Tanpa Permintaan
Jika Anda menerima kode OTP secara tiba-tiba, waspadai upaya login dari pihak lain. Jangan pernah membagikan kode OTP ke siapapun.

2. Akun Tiba-tiba Keluar Sendiri
Tiba-tiba logout dari WA? Segera periksa daftar perangkat di menu WhatsApp Web.

Menu ini bisa diakses melalui ikon tiga titik > WhatsApp Web.

3. Pesan Sudah Terbaca
Pesan yang terbuka tanpa Anda baca adalah sinyal akun tengah dipantau atau dibajak.

Baca Juga :  33 Tahun Berlalu, Reuni Alumni Teknik Elektro Universitas Pancasila Jadi Ajang Merawat Silaturahmi

4. Pesan Terkirim Tanpa Disadari
Jika pesan terkirim sendiri, segera cek perangkat lain yang login di akun Anda.

5. Status dan Panggilan Asing
Tiba-tiba muncul status atau panggilan WA yang bukan Anda buat, berarti akun bisa saja telah dikendalikan pihak lain.

Cara Menghentikan WhatsApp Disadap

1. Aktifkan Verifikasi Dua Langkah
Langkah utama mencegah pembajakan adalah mengaktifkan Two-Step Verification. Caranya:

  • Klik ikon tiga titik > Settings
  • Masuk ke Account > pilih Two-Step Verification
  • Tekan Enable, masukkan 6-digit PIN, lalu tambahkan email

2. Laporkan ke WhatsApp
Jika akun sudah diretas, segera kirim email ke support@whatsapp.com dengan subjek:

Lost/stolen: please deactivate my account
Sertakan kronologi dan waktu kejadian. WhatsApp akan menonaktifkan akun hingga Anda mengaktifkannya kembali.

3. Instal Ulang WhatsApp
Setelah dinonaktifkan, unduh ulang aplikasi, lalu masuk dengan nomor lama. Masukkan OTP yang dikirim ke SMS untuk verifikasi.

Baca Juga :  Polresta Banjarmasin Siap Bantu Warga Hadapi Krisis Air Bersih dan Karhutla

4. Kunci Layar WhatsApp
Gunakan fitur kunci layar sidik jari di Android untuk mencegah akses pihak lain:
Pengaturan > Privasi > Kunci Layar > Pindai Sidik Jari.

5. Rutin Cek WhatsApp Web
Selalu periksa perangkat yang login di WhatsApp Web:

  • Klik ikon tiga titik > WhatsApp Web
  • Cek daftar perangkat
  • Klik Keluar dari semua perangkat jika ada yang mencurigakan.

Dengan langkah-langkah di atas, Anda bisa melindungi akun WhatsApp dari penyadapan.

SupesemarTeamNews
SanggaBuana.

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

POLSEK TAMBORA RESPONS CEPAT ADUAN WARGA, CEGAH KERIBUTAN KELUARGA DI PEKOJAN
BERHASIL TANGKAP PETINGGI KKB DAN REBUT KEMBALI SENJATA, PRAJURIT YONIF 9 MARINIR RAIH KPLB
KPK Tunggu Balasan TNI Terkait Dugaan 2 Prajurit Aktif di Kasus BNPB
Konser Andrea Bocelli di Borobudur Makin Dekat: MUI Tolak, Polda Jateng Sebut tak Ada Pembatalan
Letjen TNI Iwan Setiawan, dari Everest ke Kostrad
Gempa M 7,0 Guncang Tibet China
Enam Agama, Satu Kampus: Merawat Toleransi di IABN Sriwijaya Tangerang
KCIC mendukung mobilitas pelari Jakarta Running Festival melalui Whoosh
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:05 WIB

POLSEK TAMBORA RESPONS CEPAT ADUAN WARGA, CEGAH KERIBUTAN KELUARGA DI PEKOJAN

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:24 WIB

BERHASIL TANGKAP PETINGGI KKB DAN REBUT KEMBALI SENJATA, PRAJURIT YONIF 9 MARINIR RAIH KPLB

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:18 WIB

KPK Tunggu Balasan TNI Terkait Dugaan 2 Prajurit Aktif di Kasus BNPB

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:14 WIB

Konser Andrea Bocelli di Borobudur Makin Dekat: MUI Tolak, Polda Jateng Sebut tak Ada Pembatalan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Letjen TNI Iwan Setiawan, dari Everest ke Kostrad

Berita Terbaru

Berita utama

Letjen TNI Iwan Setiawan, dari Everest ke Kostrad

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:10 WIB