176 Tambang Ilegal di Jabar, Gubernur Dedi Mulyadi Bertindak

- Jurnalis

Jumat, 4 Juli 2025 - 18:46 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama pejabat terkait membahas penertiban 176 tambang ilegal di Jabar yang merusak lingkungan dan tak berizin.(Sumber : tangkapan layar channel youtube dedimulyadi)

SUPERSEMAR NEWS BOGOR – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti maraknya tambang ilegal di Jabar. Pemerintah Provinsi menghentikan sementara penerbitan izin tambang sebagai langkah evaluasi menyeluruh.

Pada Juni 2025, terdata 176 tambang ilegal masih aktif di wilayah seperti Majalengka, Sumedang, Bogor, Sukabumi, Tasikmalaya, Bandung Barat, dan Cirebon. Dari jumlah tersebut, 58 dalam proses penanganan dan 118 telah ditutup.

Baca Juga :  10 Tahun Konsisten, Toko Jual Trophy. Menjadi Andalan Produksi Plakat dan Trophy di Wilayah Jakarta Barat

Tambang Ilegal Gunakan Alat Berat

Dedi menegaskan, tambang ilegal tak hanya memakai metode manual, tapi juga alat berat. Tambang seperti ini akan ditindak tegas dan ditutup permanen.

Contohnya terjadi di Cirebon, di mana aktivitas penambangan tras mencemari air dan mempercepat sedimentasi sungai.

Banyak Tambang Berizin Tak Penuhi Syarat

Selain tambang ilegal, banyak tambang berizin tapi tidak memenuhi syarat teknis dan lingkungan. Dedi mempertanyakan perusahaan yang beroperasi puluhan tahun namun tidak memiliki RKAB (Rencana Kerja dan Anggaran Biaya).

Baca Juga :  Pakde Slamet: 10 Tahun Bersama Tukul Arwana, Ini Pelajaran Hidupnya!

Pemprov Libatkan Banyak Pihak

Penertiban melibatkan Dinas ESDM, Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP, dan kepolisian. Mereka mengirim surat penghentian dan melakukan tindakan langsung di lapangan.

Dedi Mulyadi menyarankan agar masyarakat dan pejabat membuat surat resmi untuk meminta data pasti tambang ilegal. Sebelumnya, jumlahnya pernah mencapai 230 lokasi.

Melalui kerja sama lintas instansi, Pemprov Jabar berkomitmen menjaga lingkungan dan menindak pelanggaran tambang, baik yang ilegal maupun yang tidak taat aturan.

Lihat juga: Perbaikan Jalan Batutulis Kota Bogor 2026

SupersemarNewsTeam
SanggaBuana

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta
Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat
Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah
Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO
Prajurit Korps Marinir Gempur Pantai Banongan dalam Operasi Amfibi Keris Woomera 2026
Marinir Indonesia Bekali Prajurit Australia Teknik Bertahan Hidup di Hutan
Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika 2026 Capai Rp 5,2 Triliun, Naik 4,8 Persen
Perkuat Struktur Komando, KSAD Pimpin Sertijab 5 Pangdam dan Alih Kodal 6 Korem
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Prajurit Korps Marinir Gempur Pantai Banongan dalam Operasi Amfibi Keris Woomera 2026

Berita Terbaru