8 Fakta Unik Kampung Adat Cireundeu Yang Tetap Terjaga

- Jurnalis

Sabtu, 30 November 2024 - 13:43 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

SUPERSEMARNEWS.COM CIMAHI – Kampung Cireundeu, yang terletak di lembah antara Gunung Kunci, Gunung Cimenteng, dan Gunung Gajah Langu, adalah salah satu kampung adat yang tetap menjaga tradisi hingga kini.

Secara administratif, kampung ini berada di Kelurahan Leuwigajah, Cimahi Selatan, Jawa Barat.

Lokasi Kampung Adat Cireundeu :

https://www.google.co.id/maps/place/Kampung+Adat+Cireundeu/@-6.9142579,107.5225021,1251m/data=!3m1!1e3!4m5!3m4!1s0x2e68e5677feb1ae5:0xadcfb026116f3446!8m2!3d-6.9142798!4d107.523423

Kampung seluas 64 hektar ini didedikasikan untuk pemukiman (4 hektar) dan pertanian (60 hektar). Berikut adalah fakta menarik tentang Kampung Cireundeu:

1. Sejarah Cireundeu

Nama Cireundeu berasal dari pohon rendeu, yang dulu banyak tumbuh di wilayah ini dan digunakan sebagai obat herbal.

Sebelum 2007, kawasan ini bekas pembuangan sampah. Kini, RT, RW, dan Sesepuh generasi kelima mengelolanya.

2. Kepercayaan Sunda Wiwitan

Warga Cireundeu teguh memegang ajaran Sunda Wiwitan, yang mengajarkan sopan santun dan kepedulian alam.

Baca Juga :  Kapolres Jakbar Jadi Khatib Salat Jumat Keliling, Perkuat Kedekatan Polri dengan Masyarakat

Mereka menyebut Tuhan “Gusti Sikang Sakang Sawiji Wiji.”

Selain itu, makanan pokok mereka adalah rasi (olahan singkong), menggantikan beras.

Mereka mengonsumsi hasil panen sendiri sehingga tidak terpengaruh fluktuasi harga pangan.

3. Puncak Salam sebagai Tempat Meditasi

Puncak Salam digunakan untuk meditasi, syukur, dan peringatan Hari Kemerdekaan.

4. Pintu Rumah Menghadap Timur

Semua rumah di Cireundeu memiliki pintu samping yang menghadap ke timur. Hal ini bertujuan agar sinar matahari pagi masuk dengan maksimal ke rumah-rumah warga.

5. Hidup Berdampingan dengan Harmonis

Meski sebagian besar warga menganut agama Islam, mereka hidup berdampingan secara harmonis dengan masyarakat adat.

Semangat gotong royong terlihat dari berbagai kegiatan bersama. Kampung ini memiliki masjid dan bale sarasehan sebagai tempat berkumpul warga.

Baca Juga :  Resmi Berganti! Letkol Inf Asis Kamaruddin Danbrigif 20/IJK, Sebelumnya Kapolda Papua Barat Daya Dirotasi

6. Tiga Jenis Hutan Adat

Cireundeu memiliki tiga hutan adat, yaitu Leuweung Baladahan, Leuweung Larangan, dan Leuweung Tutupan.

  • Leuweung Baladahan menghasilkan tanaman seperti singkong dan kacang-kacangan.
  • Leuweung Tutupan ditanami pohon herbal, seperti rendeu dan mahoni.
  • Leuweung Larangan dijaga sebagai area sakral dan tidak boleh dikunjungi wisatawan.

7. Desa Swasembada Pangan

Masyarakat Cireundeu hidup mandiri secara pangan. Mereka menanam kebutuhan mereka sendiri seperti singkong dan jagung, sehingga tidak terpengaruh oleh gejolak harga di pasar.

8. Kesenian Tradisional

Saat upacara adat, pengunjung bisa menikmati kesenian khas seperti gondang, karinding, dan angklung buncis.

Jika Anda ingin merasakan kekayaan budaya Sunda, Kampung Cireundeu adalah destinasi yang wajib dikunjungi!

(SupersemarNewsTeam)
(R/SanggaBuana)

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TNI–ADF Gelar NEO TTX, Simulasikan Evakuasi Warga akibat Erupsi Gunung Raung
Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta
Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat
Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah
Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO
Prajurit Korps Marinir Gempur Pantai Banongan dalam Operasi Amfibi Keris Woomera 2026
Marinir Indonesia Bekali Prajurit Australia Teknik Bertahan Hidup di Hutan
Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika 2026 Capai Rp 5,2 Triliun, Naik 4,8 Persen
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:52 WIB

TNI–ADF Gelar NEO TTX, Simulasikan Evakuasi Warga akibat Erupsi Gunung Raung

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO

Berita Terbaru