Banjir Aneh Puncak Bogor, Dedi Mulyadi Panggil PTPN & Perhutani

- Jurnalis

Senin, 3 Maret 2025 - 10:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Kami akan segera memanggil jajaran PTPN dan Perhutani untuk memperbaiki alam Jawa Barat. Komitmen terhadap bangsa dan negara harus dimulai dengan kepedulian terhadap lingkungan,” – Dedi Mulyadi.

SUPERSEMAR NEWS BOGOR – Sejak Minggu (2/3/2025) hingga Senin (3/3/2025) dini hari, hujan deras mengguyur beberapa wilayah di Jawa Barat, menyebabkan banjir di Bandung dan Karawang. Namun, yang paling mengejutkan adalah banjir yang terjadi di Puncak Bogor.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyoroti keanehan fenomena ini. “Beberapa daerah memang terkena banjir, seperti Bandung dan Karawang. Namun, yang paling aneh adalah banjir di Bogor, tepatnya di daerah Sungai Jayanti,” ungkapnya.

Dedi mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab meluapnya Sungai Jayanti hingga merendam permukiman warga. “Saya masih mencari tahu mengapa Sungai Jayanti bisa banjir dan merendam rumah warga,” katanya.

Baca Juga :  Graduation BFBL Sidoarjo Batch 13 Angkat Karsa Nusantara

Gubernur Jabar Panggil PTPN dan Perhutani

Menyikapi kejadian ini, Dedi Mulyadi meminta PT Perkebunan Nusantara (PTPN) untuk lebih memperhatikan aktivitasnya di kawasan Puncak. “Saya menegaskan kepada PTPN agar segera menghentikan segala bentuk alih fungsi lahan di Puncak,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa data pemerintah menunjukkan lebih dari 1000 hektar lahan perkebunan teh di Puncak telah beralih fungsi. “Perubahan ini sangat berpengaruh terhadap kondisi lingkungan,” tambahnya.

Dedi juga mengingatkan bahwa keberadaan perkebunan teh bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga konservasi lingkungan. “Sejak zaman Belanda, perkebunan teh tidak hanya berorientasi ekonomi, tetapi juga sebagai bagian dari upaya menjaga ekosistem,” jelas mantan Bupati Purwakarta ini.

Baca Juga :  Pimpinan UE Sambut Baik Kesepakatan Keamanan AS dengan Greenland dan Denmak

Konservasi Lebih Penting dari Keuntungan Ekonomi

Dedi menekankan pentingnya konservasi dibandingkan kepentingan ekonomi semata. Oleh karena itu, ia berencana memanggil jajaran PTPN dan Perhutani untuk segera membahas solusi terbaik. “Minggu depan, kami akan memanggil PTPN dan Perhutani untuk bersama-sama memperbaiki alam Jawa Barat,” ucapnya.

Selain itu, ia mengajak seluruh pihak untuk turut serta dalam menjaga lingkungan. “Komitmen terhadap bangsa dan negara harus dimulai dengan kepedulian terhadap lingkungan,” pungkasnya.

Sebagai tambahan informasi, selain kawasan Puncak, banjir dan tanah longsor juga terjadi di beberapa daerah lain, seperti Parung Panjang, Cisarua, dan Sukamakmur.

SupersemarNewsTeam
SanggaBuana

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TNI–ADF Gelar NEO TTX, Simulasikan Evakuasi Warga akibat Erupsi Gunung Raung
Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta
Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat
Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah
Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO
Prajurit Korps Marinir Gempur Pantai Banongan dalam Operasi Amfibi Keris Woomera 2026
Marinir Indonesia Bekali Prajurit Australia Teknik Bertahan Hidup di Hutan
Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika 2026 Capai Rp 5,2 Triliun, Naik 4,8 Persen
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:52 WIB

TNI–ADF Gelar NEO TTX, Simulasikan Evakuasi Warga akibat Erupsi Gunung Raung

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO

Berita Terbaru