Penemuan Harta Karun Emas Soekarno oleh TNI di Sukabumi Tahun 1946

- Jurnalis

Senin, 19 Mei 2025 - 17:31 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

“Presiden Soekarno dalam kunjungan kenegaraan, sosok di balik harta karun emas yang ditemukan TNI di Sukabumi pasca kemerdekaan.”
(File Foto – Gamma-Keystone via Getty Images/Keystone-France)

SUPERSEMAR NEWS BOGOR – Pada 1946, setahun setelah Indonesia merdeka, Tentara Nasional Indonesia (TNI) menemukan harta karun emas dan berlian di Cigombong, Sukabumi. Penemuan ini mengejutkan publik dan menambah catatan penting dalam sejarah Indonesia.

Awal Penemuan: Peti Mencurigakan

Saat mengamankan wilayah bekas markas Jepang, pasukan TNI menggali lahan dan menemukan peti besar. Mereka menyerahkannya kepada Letkol Alex Evert Kawilarang, yang awalnya mengira peti itu berisi obat. Ternyata, isinya justru kondom.

Baca Juga :  Kapolres Jakbar Jadi Khatib Salat Jumat Keliling, Perkuat Kedekatan Polri dengan Masyarakat

Temuan Guci Berharga

Tak lama kemudian, Sersan Mayor Sidik dan tim menemukan guci besar berisi kaus kaki penuh emas dan berlian. Mereka langsung menyerahkan temuan itu kepada Kawilarang, yang menegaskan bahwa harta itu bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan untuk perjuangan nasional.

Diserahkan ke Pemerintah RI

Setelah gagal menyerahkan kepada Residen Bogor, Moerdjani, Kawilarang memerintahkan Letnan Godjali mengantar harta itu ke Yogyakarta, ibu kota RI saat itu. Di sana, Mr. Sumarman dari Kementerian Dalam Negeri menerimanya.

Baca Juga :  TNI Run 2026 Meriahkan Rangkaian HUT Ke-81 TNI, 15.965 Pelari Padati Monas

Disimpan di BNI-46

Menurut majalah Ekspres, nilai harta itu mencapai Rp 6 miliar, terdiri dari 7 kg emas dan 4 kg berlian dari Perkebunan Pondok Gede, Bogor. Harta tersebut disimpan di Bank Negara Indonesia (BNI-46) yang saat itu dipimpin Margono Djojohadikusumo.

Baca juga informasi lainnya seputar sejarah TNI dan penemuan penting hanya di SupersemarNews.

SupersemarNewsTeam
SanggaBuana
Sumber : CNBC Indonesia

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TNI–ADF Gelar NEO TTX, Simulasikan Evakuasi Warga akibat Erupsi Gunung Raung
Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta
Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat
Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah
Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO
Prajurit Korps Marinir Gempur Pantai Banongan dalam Operasi Amfibi Keris Woomera 2026
Marinir Indonesia Bekali Prajurit Australia Teknik Bertahan Hidup di Hutan
Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika 2026 Capai Rp 5,2 Triliun, Naik 4,8 Persen
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:52 WIB

TNI–ADF Gelar NEO TTX, Simulasikan Evakuasi Warga akibat Erupsi Gunung Raung

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO

Berita Terbaru