Tambang Gunung Kuda Longsor, 5 Tewas dan Puluhan Tertimbun

- Jurnalis

Jumat, 30 Mei 2025 - 14:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Puluhan truk tambang terjebak di antara bongkahan batu besar dan kepulan asap tebal akibat longsor di area tambang Gunung Kuda, Cirebon.

CIREBON, SUPERSEMAR NEWS – Longsor menerjang kawasan tambang Gunung Kuda di Desa Bobos, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Jumat (30/5/2025). Bencana ini menewaskan lima orang dan menyebabkan sekitar 20 lainnya tertimbun material longsor.

Truk dan Alat Berat Tertimbun

Material longsor menimbun puluhan truk dan alat berat. Video yang beredar di media sosial menunjukkan truk-truk pengangkut batu tertutup bongkahan besar dan asap pekat menyelimuti lokasi. Komunitas Orang Cirebon (KOCI) membagikan suasana mencekam tersebut, disertai narasi “Gunung Kuda Bobos berduka lagi” (sumber).

Baca Juga :  Jelang Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Korlantas Polri Ziarah ke TMP Kalibata

Evakuasi Dipercepat Meski Medan Sulit

Tim SAR, dibantu aparat TNI dan Polri, dikerahkan untuk mengevakuasi korban. Hingga sore, pencarian masih berlangsung dengan alat berat. Medan curam dan licin memperlambat proses evakuasi.

Pihak berwenang mengimbau warga menjauhi lokasi tambang aktif ini untuk menghindari longsor susulan. “Kami prioritaskan keselamatan tim dan warga,” ujar juru bicara Basarnas Cirebon.

Baca Juga :  Suyudi Ario Seto Disetujui DPR Jadi Kapolri, Ini Harapan Supersemar News

Lokasi Rawan dan Sudah Pernah Longsor

Insiden ini bukan yang pertama di Gunung Kuda. Kawasan tersebut dikenal rawan longsor karena aktivitas tambang yang intensif. Pemerintah daerah sebelumnya sudah memperingatkan tentang risiko geologis kawasan ini (baca berita Cirebon lainnya).

Update Proses Evakuasi

Tim penyelamat terus memperbarui informasi pencarian korban. Masyarakat diminta mengikuti perkembangan melalui sumber resmi seperti BNPB dan Basarnas.

SupersemarNewsTeam
SanggaBuana
Sumber : inews.id

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TNI–ADF Gelar NEO TTX, Simulasikan Evakuasi Warga akibat Erupsi Gunung Raung
Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta
Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat
Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah
Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO
Prajurit Korps Marinir Gempur Pantai Banongan dalam Operasi Amfibi Keris Woomera 2026
Marinir Indonesia Bekali Prajurit Australia Teknik Bertahan Hidup di Hutan
Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika 2026 Capai Rp 5,2 Triliun, Naik 4,8 Persen
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:52 WIB

TNI–ADF Gelar NEO TTX, Simulasikan Evakuasi Warga akibat Erupsi Gunung Raung

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO

Berita Terbaru