Oka “Lupus” Sugawa: Dari Dunia Hiburan, Motor Antik hingga Duta Sampah yang Menginspirasi

- Jurnalis

Sabtu, 19 Juli 2025 - 02:56 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Motor antik bukan hanya soal gaya, tapi warisan penuh cerita. Dari garasi ke jalanan, setiap putaran rodanya menyimpan kenangan,” ujar Oka Sugawa sambil duduk di samping koleksi Honda lawasnya, yang juga ia gunakan untuk aktivitas harian

SUPERSEMAR NEWS – Jakarta, 17 Juli 2025 – Oka Sugawa, aktor yang melejit lewat peran ikonik sebagai Lupus, kini tampil dengan wajah baru: seorang pekerja dibidang kuliner, kolektor motor antik, sekaligus aktivis lingkungan. Dalam wawancara eksklusif saat perayaan ulang tahun istrinya, Angky Angelina, di Jogja Billiard Jakarta, Oka membuka sisi lain kehidupannya yang jarang diketahui publik.

Menjajal Dunia kuliner: Belajar dari Nol di Hot In Resto Gandul, Cinere Depok

Di tengah intensitas syuting yang tak lagi sepadat dulu, Oka memilih terjun ke dunia kuliner. Ia kini bekerja di sebuah resto di Gandul, Cinere, Depok, di bawah bimbingan Pak Joko, mantan karyawan Hotel Indonesia. Meski tak punya latar belakang di bidang ini, Oka belajar mengelola operasional harian: dari belanja bahan, meracik menu, hingga melayani pelanggan.

“Kalau bukan kita yang mencoba hal baru, siapa lagi? Saya anggap ini sebagai proses belajar,” ungkap Oka dengan semangat kepada Supersemar News (17/07/2025)

Baca Juga :  Kabar Duka Kamil Razak, Rektor Unla: Supersemar News Berduka

Motor antik bukan sekadar koleksi, tapi bagian dari gaya hidup dan solusi sehari-hari. Dari Triumph klasik hingga Honda beban berat, semua punya fungsi dan cerita,” ujar Oka Sugawa sambil tersenyum di tengah garasi penuh motor legendaris.

Motor Antik: Hobi, Warisan, dan Investasi

Tak hanya di dunia kuliner, Oka juga menekuni hobi yang kini menjadi aset bernilai: motor antik. Koleksinya mencakup dua Harley Davidson keluaran 1955 dan 1957, Vespa klasik, dan enam Honda lawas. Ketertarikannya bermula dari kenangan sang ayah yang dulu memiliki motor tua.

“Motor antik itu punya jiwa dan cerita,” jelasnya. Beberapa koleksinya bahkan disewakan untuk kebutuhan syuting film dan sinetron. Ia juga rutin merawat motor-motor tersebut, meski harus berjibaku mencari sparepart yang makin langka.

Tetap Eksis di Dunia Hiburan

Meski aktif di luar layar, Oka belum benar-benar meninggalkan dunia hiburan. Ia masih menerima tawaran syuting dan kini merambah dunia Master of Ceremony (MC). “Saya tetap asah kemampuan, terutama public speaking dan akting, supaya tetap relevan,” ujarnya.

Duta Sampah: Dari Lokasi Syuting ke Lingkungan Sekitar

Sejak 2020, Oka Sugawa dipercaya sebagai Duta Sampah. Peran ini dimulainya setelah diajak Ketua RT 09 Kelurahan Cilandak Timur, Pak Jayadi, untuk ikut kegiatan bersih-bersih. Sebagai publik figur, Oka merasa bertanggung jawab memberikan contoh nyata.

Baca Juga :  Mutasi Polri, 3 Irjen Pol Dapat Penugasan Baru di Bareskrim, Ini Daftar Namanya

Di lokasi syuting, ia aktif memilah botol plastik, kertas skenario, dan kaleng aluminium. “Kaleng Fanta dan Coca-Cola itu bisa dijual Rp100 per kaleng. Hasilnya kecil, tapi dampaknya besar kalau dilakukan bersama-sama,” tegasnya.

Daur Ulang, Edukasi, dan Inisiatif Ekonomi Sirkular

Tak hanya sebatas memilah sampah, Oka terlibat dalam edukasi warga mengenai daur ulang. Bersama komunitas RT 09, ia mempelajari pengolahan plastik menjadi kursi dan paving block seperti di Tegal. Ia juga mengampanyekan cara aman membuang sampah berbahaya seperti pecahan kaca, demi keselamatan petugas kebersihan.

“Kalau kita rajin pilah sampah, potensi banjir di Jakarta bisa dikurangi. Sampah yang menyumbat saluran air itu bahaya,” tuturnya.

Kesimpulan: Sosok Serbabisa yang Menginspirasi

Kisah Oka Sugawa membuktikan bahwa belajar dan beradaptasi adalah kunci keberhasilan di berbagai bidang. Dari layar kaca ke dapur kafe, dari lintasan motor antik ke panggung edukasi lingkungan, Oka menjalani semuanya dengan semangat belajar dan kepedulian sosial.

“Saya ingin hidup saya bermanfaat, bukan hanya di layar, tapi juga di lingkungan sekitar,” pungkasnya.

Supersemar News Team
Reporter: R/Rifay Marzuki
SanggaBuana

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

POLSEK TAMBORA RESPONS CEPAT ADUAN WARGA, CEGAH KERIBUTAN KELUARGA DI PEKOJAN
BERHASIL TANGKAP PETINGGI KKB DAN REBUT KEMBALI SENJATA, PRAJURIT YONIF 9 MARINIR RAIH KPLB
KPK Tunggu Balasan TNI Terkait Dugaan 2 Prajurit Aktif di Kasus BNPB
Konser Andrea Bocelli di Borobudur Makin Dekat: MUI Tolak, Polda Jateng Sebut tak Ada Pembatalan
Letjen TNI Iwan Setiawan, dari Everest ke Kostrad
Gempa M 7,0 Guncang Tibet China
Enam Agama, Satu Kampus: Merawat Toleransi di IABN Sriwijaya Tangerang
KCIC mendukung mobilitas pelari Jakarta Running Festival melalui Whoosh
Berita ini 14 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:05 WIB

POLSEK TAMBORA RESPONS CEPAT ADUAN WARGA, CEGAH KERIBUTAN KELUARGA DI PEKOJAN

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:24 WIB

BERHASIL TANGKAP PETINGGI KKB DAN REBUT KEMBALI SENJATA, PRAJURIT YONIF 9 MARINIR RAIH KPLB

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:18 WIB

KPK Tunggu Balasan TNI Terkait Dugaan 2 Prajurit Aktif di Kasus BNPB

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:14 WIB

Konser Andrea Bocelli di Borobudur Makin Dekat: MUI Tolak, Polda Jateng Sebut tak Ada Pembatalan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Letjen TNI Iwan Setiawan, dari Everest ke Kostrad

Berita Terbaru

Berita utama

Letjen TNI Iwan Setiawan, dari Everest ke Kostrad

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:10 WIB