Supersemar News – Profil Irjen Karyoto Kapolda Metro Jaya.
Irjen Karyoto merupakan besan Dedi Mulyadi Gubernur Jawa Timur.
Anaknya Putri Karlina menikah dengan Maula Akbar Mulyadi Putra.
Meski baru jenderal bintang dua, namun Irjen Karyoto berpeluang mengisi jabatan Wakapolri.

Jabatan Wakapolri masih kosong setelah Komjen Ahmad Dofiri pensiun 30 Juni 2025. Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho mengatakan, mereka yang akan mengisi jabatan Wakapolri yang berdedikasi dan berintegritas.

“Bisa menggantikan Wakapolri yang lama, Pak Dofiri,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho kepada wartawan, Jumat (18/7/2025).

Syarat yang akan menjabat Wakapolri tak hanya perwira tinggi yang saat ini berpangkat bintang 3 atau Komjen.

Melainkan perwira tinggi yang berpangkat bintang 2 atau Irjen dengan syarat-syarat tertentu.

“Pernah Kapolda Metro itu menjadi Wakapolri,” ujar Irjen Sandi Nugroho.

Meski Kapolda Metro adalah pejabat bintang 2, tetapi eselonnya adalah Bintang 3.

“Ada beberapa jabatan di Polri, Bintang 2, tetapi eselonnya sudah sama dengan Bintang 3,” jelasnya.

Sandi mengatakan salah satu jabatan Irjen yang setara dengan Komjen yakni jabatan Kapolda Metro Jaya.

Contohnya, Komjen (Purn) Gatot Eddy Pramono yang menjadi Wakapolri usai menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya beberapa waktu lalu.

“Waktu itu ada Pak Gatot pernah menjadi Wakapolri dari Polda Metro Jaya. Namun yang pasti bahwa siapapun yang terpilih nanti adalah Pati terbaik Polri untuk menggantikan Pak Dofiri,” ujarnya.
Maka dari itu, Sandi memastikan bahwa proses pemilihan Wakapolri akan berlangsung dengan teliti.

Termasuk, semua pilihan itu nantinya juga akan didiskusikan Jenderal Sigit dengan Presiden Prabowo Subianto.

“Pak Kapolri juga akan mengkomunikasikan dengan bapak Presiden sehingga nanti menjadi harmonisasi antara Kementerian Lembaga maupun dengan Kepolisian. Jadi mohon bersabar,” ujarnya.

Sosok Irjen Karyoto

Irjen Karyoto lahir di Pemalang, Jawa Tengah pada Oktober 1968.

Ia adalah lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1990 yang berpengalaman di bidang reserse.

Ia satu angkatan dengan Komjen Pol. (Purn.) Drs. Firli Bahuri, M.Si. dan Komjen Tomsi Tohir.

Karyoto diketahui pernah menjabat sebagai Kapolres Ketapang pada 2008.

Satu tahun di Kalimantan Barat, Karyoto kemudian dimutasi ke Interpol dan dilantik menjadi Kasubbid Infodata Kominter Set NCB.

Setelahnya, ia dipindah ke Bareskrim Polri dan menjabat Penyidik Utama Tk. II Dit III/Kor dan WCC.

Tahun 2011, Karyoto menjadi Kasubdit III Dittipidkor Bareskrim Polri.

Dari Bareskrim Polri, ia lalu dimutasi ke Kota Batam, Kepulauan Riau untuk menjadi Kapolresta Barelang.
Dua tahun di Kota Batam, Karyoto kembali ke tanah Jawa.

Ia dimutasi menjadi Dirreskrimum Polda DIY 2014.

Pada 2015, Karyoto lagi-lagi ditugaskan di Bareskrim Polri menjadi Analis Kebijakan Madya Bidang Pideksus.

Kemudian, ia menjadi Direktur Analis Pemutus Jaringan Internasional BNN pada 2016.

Jabatan itu diemban Karyoto selama dua tahun sebelum akhirnya menjadi Analis Kebijakan Utama Bidang Pidkor Bareskrim Polri.

Setelahnya Karyoto dilantik menjadi Wakapolda Sulut menggantikan Brigjen Johni Asadoma.

Acara serah terima jabatan tersebut berlangsung di Aula Catur Prasetya Polda Sulut pada 29 Oktober 2018.
Hampir satu tahun di Sulut, Karyoto kemudian dimutasi menjadi Wakapolda DIY.

Pada April 2020, ia meninggalkan jabatannya sebagai Wakapolda DIY karena menjadi Deputi Penindakan di KPK, sebagaimana diberitakan TribrataNews Bantul.

Pelantikan Karyoto sebagai Deputi Penindakan KPK dipimpin langsung oleh pimpinan lembaga anti-rasuah pada 14 April 2020, di Auditorium Gedung Penunjang KPK.

Momen ini berbarengan dengan kenaikan jabatan yang diperoleh Karyoto, dari Brigjen menjadi Irjen.

Meski bertugas di KPK, status Karyoto masih sebagai anggota Polri.

Harta Kekayaan
Dilansir dari LHKPN 2024, harta kekayaan Irjen Karyoto mencapai Rp11.524.000.000.

  1. Nama : KARYOTO
  2. Jabatan : KEPALA KEPOLISIAN DAERAH METRO JAYA
  3. NHK : 59102
    II. DATA HARTA
    A. TANAH DAN BANGUNAN Rp. 6.670.000.000
  4. Tanah dan Bangunan Seluas 289 m2/200 m2 di KAB / KOTA GARUT, WARISAN Rp. 600.000.000
  5. Tanah dan Bangunan Seluas 75 m2/150 m2 di KAB / KOTA GARUT, HASIL SENDIRI Rp. 500.000.000
  6. Tanah dan Bangunan Seluas 75 m2/150 m2 di KAB / KOTA GARUT, HASIL SENDIRI Rp. 500.000.000
  7. Tanah dan Bangunan Seluas 75 m2/150 m2 di KAB / KOTA GARUT, HASIL SENDIRI Rp. 800.000.000
  8. Tanah dan Bangunan Seluas 75 m2/100 m2 di KAB / KOTA GARUT, HASIL SENDIRI Rp. 800.000.000
  9. Tanah dan Bangunan Seluas 75 m2/150 m2 di KAB / KOTA GARUT, HASIL SENDIRI Rp. 800.000.000⁠
  10. Tanah dan Bangunan Seluas 360 m2/340 m2 di KAB / KOTA SLEMAN, HASIL SENDIRI Rp. 2.670.000.000

B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 3.650.000.000

  1. MOBIL, TOYOTA INNOVA Q Tahun 2022, HASIL SENDIRI Rp.350.000.000
  2. MOBIL, TOYOTA ALPHARD Tahun 2023, HASIL SENDIRI Rp. 900.000.000
  3. MOBIL, AUDI A.8.L Tahun 2023, HASIL SENDIRI Rp.1.900.000.000
  4. MOBIL, TOYOTA CROWN MAJESTA Tahun 2003, HASIL SENDIRI Rp. 500.000.000
    C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp. —-
    D. SURAT BERHARGA Rp. —-
    E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 1.720.000.000
    F. HARTA LAINNYA Rp. —-
    Sub Total Rp. 12.040.000.000
    III. HUTANG Rp. 516.000.000
    IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III) Rp. 11.524.000.000

(makasar.tribunnews.com)
(Lilis Susanti)