
Pusat gempa Karawang 20 Agustus 2025 tercatat di wilayah Tegalwaru, dengan magnitudo 4,9 SR pada kedalaman 10 km menurut data BMKG.
SUPERSEMAR NEWS – Gempa bumi berkekuatan 4,9 SR mengguncang wilayah Karawang pada Rabu, 20 Agustus 2025 pukul 19.54 WIB. Titik gempa berada di koordinat 6,52 LS–107,25 BT, tepatnya di sebelah tenggara Kabupaten Bekasi.
Dampak di Desa Kutalanggeng
Guncangan gempa merusak 13 rumah di Desa Kutalanggeng, Kecamatan Tegalwaru. Beberapa rumah warga mengalami retak pada dinding dan plafon. Korban jiwa tidak ada, namun kerugian materi ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Beberapa rumah terdampak antara lain milik Bp. Azis Bukhori di Kp. Jungkur, Bp. Dirman, serta Bp. Guru Dani di Kp. Hegarsari. Selain itu, 3 masjid yaitu Masjid Jamie Al-Magfiroh dan Masjid Jamie Al-Ikhlas di Kp. Jungkur juga mengalami kerusakan.
Kerusakan di Desa Kutamaneh
Selain Kutalanggeng, gempa juga merusak 2 rumah di Desa Kutamaneh. Rumah warga atas nama Dedi Heri di Kp. Neglasari dan Ibu Idah di Kp. Hegarsari/Ciawi Temen mengalami retak pada bagian dinding.
Kerugian materi di desa ini mencapai sekitar Rp20 juta. Mushola Nurul Rohman di Kp. Lengo serta SDN Kutamaneh 2 juga terdampak, meski tingkat kerusakannya masih ringan.
Tindak Lanjut Aparat
Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah menegaskan bahwa aparat bersama pemerintah daerah terus melakukan pendataan kerusakan. Ia memastikan kondisi masyarakat dalam keadaan aman.
“Tidak ada korban jiwa, dan tim gabungan masih mendata kerusakan,” ujarnya.
Sebagai informasi, BMKG sebelumnya mengingatkan bahwa wilayah Jawa Barat, termasuk Karawang, berada di zona rawan gempa. Oleh karena itu, masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi gempa susulan.
SupersemarNewsTeam
Reporter: R/Rifay Marzuki
