Gempa Karawang 4,9 SR Rusak 15 Rumah dan 3 Masjid

- Jurnalis

Kamis, 21 Agustus 2025 - 07:21 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Pusat gempa Karawang 20 Agustus 2025 tercatat di wilayah Tegalwaru, dengan magnitudo 4,9 SR pada kedalaman 10 km menurut data BMKG.

SUPERSEMAR NEWS – Gempa bumi berkekuatan 4,9 SR mengguncang wilayah Karawang pada Rabu, 20 Agustus 2025 pukul 19.54 WIB. Titik gempa berada di koordinat 6,52 LS–107,25 BT, tepatnya di sebelah tenggara Kabupaten Bekasi.

Dampak di Desa Kutalanggeng

Guncangan gempa merusak 13 rumah di Desa Kutalanggeng, Kecamatan Tegalwaru. Beberapa rumah warga mengalami retak pada dinding dan plafon. Korban jiwa tidak ada, namun kerugian materi ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Baca Juga :  403 Calon Tamtama Ikuti Sidang Sub Panpus, TNI AD Siapkan Prajurit Berkualitas

Beberapa rumah terdampak antara lain milik Bp. Azis Bukhori di Kp. Jungkur, Bp. Dirman, serta Bp. Guru Dani di Kp. Hegarsari. Selain itu, 3 masjid yaitu Masjid Jamie Al-Magfiroh dan Masjid Jamie Al-Ikhlas di Kp. Jungkur juga mengalami kerusakan.

Kerusakan di Desa Kutamaneh

Selain Kutalanggeng, gempa juga merusak 2 rumah di Desa Kutamaneh. Rumah warga atas nama Dedi Heri di Kp. Neglasari dan Ibu Idah di Kp. Hegarsari/Ciawi Temen mengalami retak pada bagian dinding.

Kerugian materi di desa ini mencapai sekitar Rp20 juta. Mushola Nurul Rohman di Kp. Lengo serta SDN Kutamaneh 2 juga terdampak, meski tingkat kerusakannya masih ringan.

Baca Juga :  Resmi Berganti! Letkol Inf Asis Kamaruddin Danbrigif 20/IJK, Sebelumnya Kapolda Papua Barat Daya Dirotasi

Tindak Lanjut Aparat

Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah menegaskan bahwa aparat bersama pemerintah daerah terus melakukan pendataan kerusakan. Ia memastikan kondisi masyarakat dalam keadaan aman.

“Tidak ada korban jiwa, dan tim gabungan masih mendata kerusakan,” ujarnya.

Sebagai informasi, BMKG sebelumnya mengingatkan bahwa wilayah Jawa Barat, termasuk Karawang, berada di zona rawan gempa. Oleh karena itu, masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi gempa susulan.

SupersemarNewsTeam
Reporter:
R/Rifay Marzuki

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jenderal Agus Subiyanto Pimpin Sertijab Wapang dan KSAD di Cilangkap
IPC TPK Buka Direct Call Penghubung Indonesia, Tiongkok, dan Thailand
Kapolres Jakbar Jadi Khatib Salat Jumat Keliling, Perkuat Kedekatan Polri dengan Masyarakat
Putusan MK “Identitas Etnis dan Budaya Dayak”, Gubernur dan DPRD Kalteng Dorong Peran Kelembagaan
Satresnarkoba Polres Kotim Amankan Pria Pekerja Buruh Lepas di Ketapang Diduga Budak Sabu
Program “Polisi Peduli Pengangguran” di Banjarmasin, Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat
Coba Kabur Lewat Jendela Lantai 2, Diduga Pengedar Sabu di Kotim Diciduk Polisi
Pangdam dan Menhut Terjun: Bongkar Kendala Pemadaman Karhutla di Taman Tanjung Puting
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:39 WIB

Jenderal Agus Subiyanto Pimpin Sertijab Wapang dan KSAD di Cilangkap

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:37 WIB

IPC TPK Buka Direct Call Penghubung Indonesia, Tiongkok, dan Thailand

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Kapolres Jakbar Jadi Khatib Salat Jumat Keliling, Perkuat Kedekatan Polri dengan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:35 WIB

Putusan MK “Identitas Etnis dan Budaya Dayak”, Gubernur dan DPRD Kalteng Dorong Peran Kelembagaan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Satresnarkoba Polres Kotim Amankan Pria Pekerja Buruh Lepas di Ketapang Diduga Budak Sabu

Berita Terbaru