Komjen Pol Hendro Pandowo, lulusan Akpol 1991 (dalam lingkaran), terlihat mengikuti upacara resmi kenaikan pangkat Perwira Tinggi Polri di Mabes Polri. Momentum ini menandai pengukuhan Hendro Pandowo sebagai Komisaris Jenderal Polisi sekaligus penguatan perannya sebagai Inspektur Jenderal Kementerian Hukum dalam pengawasan dan reformasi birokrasi nasional.

SUPERSEMAR NEWS – Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali mencatatkan momentum penting dalam dinamika regenerasi kepemimpinan nasional. Salah satu perwira tinggi terbaik lulusan Akademi Kepolisian 1991, Hendro Pandowo, resmi menyandang pangkat Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) dan kini mengemban amanah strategis sebagai Inspektur Jenderal Kementerian Hukum (Irjen Kemenkum).

Kenaikan pangkat tersebut ditetapkan dalam upacara resmi di Mabes Polri, Kamis (1/1/2026), bersamaan dengan pelaksanaan kenaikan pangkat reguler personel Polri terhitung mulai 1 Januari 2026. Informasi resmi ini disampaikan oleh Divisi Humas Polri dan diperkuat oleh pelantikan Hendro Pandowo oleh Menteri Hukum Supratman Andi Agtas pada 28 November 2025.

Momentum Strategis di Awal 2026

Momentum kenaikan pangkat Hendro Pandowo tidak hanya mencerminkan perjalanan karier individual, tetapi juga menegaskan konsistensi Polri dalam menempatkan figur berpengalaman pada jabatan lintas kementerian yang krusial. Dengan latar belakang panjang di bidang reserse dan penegakan hukum, Hendro dinilai memiliki kapasitas kuat untuk mengawal tata kelola dan pengawasan internal di Kementerian Hukum.

Lebih jauh, penugasan ini sekaligus mempertegas sinergi antara Polri dan Kementerian Hukum dalam memperkuat sistem hukum nasional yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.

Upacara Kenaikan Pangkat Polri 2026

Polri menggelar upacara kenaikan pangkat secara serentak di seluruh Indonesia, mulai dari Mabes Polri, Polda, Polres, hingga satuan kerja kewilayahan. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa kenaikan pangkat merupakan bentuk kepercayaan pimpinan sekaligus amanah besar.

Kenaikan pangkat ini adalah bagian dari pembinaan karier dan penguatan soliditas organisasi Polri,” ujar Trunoyudo.

Secara nasional, tercatat puluhan ribu personel Polri menerima kenaikan pangkat, dengan rincian:

  • 42 Perwira Tinggi (Pati)
  • 308 Kombes Pol
  • 642 AKBP
  • 1.332 Kompol
  • 3.335 AKP
  • 4.418 Iptu
  • 448 Ipda (pengabdian)
  • 36.053 Bintara
  • 1.918 Tamtama

Data resmi: Divisi Humas Polri

Hendro Pandowo: Dari Reserse ke Pengawasan Nasional

Komjen Pol Hendro Pandowo dikenal luas sebagai perwira Polri dengan rekam jejak panjang dan konsisten di jalur reserse kriminal. Lulusan Akpol 1991 ini menapaki karier dari level paling dasar hingga jabatan strategis nasional, tanpa meninggalkan karakter kepemimpinan yang tegas, profesional, dan adaptif.

Sebelum dipercaya sebagai Irjen Kemenkum, Hendro menjabat Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, setelah sebelumnya menduduki posisi strategis sebagai Wakapolda Metro Jaya dan Karoprovos Divpropam Polri.

Pelantikan Resmi oleh Menteri Hukum

Pada 28 November 2025, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas secara resmi melantik Hendro Pandowo sebagai Inspektur Jenderal Kementerian Hukum. Jabatan ini memiliki peran krusial dalam pengawasan internal, pencegahan penyimpangan, serta penguatan reformasi birokrasi di lingkungan Kemenkum.

Pelantikan tersebut menjadi penanda kepercayaan pemerintah terhadap figur Polri dalam memperkuat sistem kontrol internal kementerian strategis.

Kementerian Hukum RI: kemenkum.go.id

Riwayat Pendidikan: Fondasi Akademik dan Profesional

Pendidikan Umum

  • SD (1982)
  • SMP (1985)
  • SMA Negeri 5 Surakarta (1988)
  • S1 STIK (1998)
  • Pascasarjana Universitas Indonesia (2007)

Pendidikan Kepolisian

  • AKABRI (1991)
  • PTIK (1998)
  • SESPIM I (2007)
  • Lemhannas RI (2016)

Pendidikan Kejuruan

  • PA Das Brimob Sabhara
  • PA Serse
  • Bahasa Inggris
  • PA LAN Idik Tipikor

Pola pendidikan ini menunjukkan konsistensi Hendro Pandowo dalam memperkuat kapasitas akademik dan teknis sepanjang kariernya.

Jejak Pangkat dan Jabatan: Karier Tanpa Jalan Pintas

Kenaikan pangkat Hendro Pandowo berlangsung bertahap dan reguler, mencerminkan penilaian objektif institusi terhadap kompetensi dan integritasnya. Dari Inspektur Polisi Dua (1991) hingga Inspektur Jenderal Polisi (2023), kini mencapai Komisaris Jenderal Polisi (2026).

Sementara itu, riwayat jabatannya mencakup:

  • Kapolsek, Kasat Reskrim, Kapolres
  • Dirreskrimum Polda
  • Kapolrestabes Bandung
  • Karoprovos Divpropam Polri
  • Wakapolda Metro Jaya
  • Kapolda Kepulauan Bangka Belitung

Makna Strategis Kenaikan Pangkat Komjen

Kenaikan pangkat ke Komjen Pol tidak sekadar simbol prestise. Dalam konteks kelembagaan, pangkat ini menempatkan Hendro Pandowo sebagai figur sentral dalam pengambilan kebijakan strategis lintas sektor, khususnya pada penguatan pengawasan hukum nasional.

Dengan pengalaman lapangan dan kepemimpinan struktural, Hendro diharapkan mampu:

  • Memperkuat integritas birokrasi Kemenkum
  • Mencegah penyalahgunaan kewenangan
  • Mendorong transparansi dan akuntabilitas

Penegasan Redaksi

Redaksi SUPERSEMAR NEWS menilai bahwa pengangkatan dan kenaikan pangkat Komjen Pol Hendro Pandowo merupakan cerminan meritokrasi institusional yang masih dijaga di tubuh Polri. Penugasan lintas kementerian ini sekaligus menjadi indikator kepercayaan negara terhadap figur Polri dalam menjaga stabilitas hukum dan tata kelola pemerintahan.

Dengan resmi menyandang pangkat Komisaris Jenderal Polisi dan menjabat Inspektur Jenderal Kementerian Hukum, Hendro Pandowo membuka babak baru pengabdian di tingkat nasional. Rekam jejak panjang, integritas, dan kapasitas kepemimpinan menjadikan sosok Akpol 1991 ini sebagai salah satu figur sentral dalam penguatan sistem hukum Indonesia ke depan.***(SB)

SupersemarNewsTeam