
Situasi Jalan Warter Condrat Kecamatan Baamang menjadi titik banjir yang sering terjadi ketika diguyur hujan yang cukup lama.
KOTIM, Supersemar News — Hujan deras mengguyur Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), pada kamis (30/4/2026). Hujan sejak pukul 06.30 WIB itu menyebabkan beberapa titik tampak tergenang banjir, salah satunya di Kelurahan Baamang, seperti di Jalan Walter Contrad, Jalan Hasan Mansyur, dan Jalan Christopel Mihing.
Tak hanya di kelurahan Baamang, di Kelurahan Mentawa Baru Ketapang juga ikut terdampak di beberapa titik seperti di Jalan Jeruk yang cukup parah dengan adanya jumlah puluhan rumah mengakibatkan terendam banjir dengan ketinggian debit air mencapai sekitar 20–30 cm.

Situasi dijalan wilayah Ketapang yang terdampak.
Selain itu, banjir juga merendam sejumlah warung di Jalan Usman Harun, hingga air terlihat masuk ke dalam warung dengan ketinggian puluhan sentimeter.
Para pemilik warung tampak berupaya menyelamatkan barang dagangannya agar tidak mengalami kerusakan. Akibatnya, sebagian warung terpaksa tutup sementara.
Baca juga berita lainnya
Hujan baru mereda pada pukul 09.40 WIB. Meski demikian, sejumlah titik masih mengalami luapan air akibat tingginya intensitas hujan dalam beberapa jam lalu.
Salah satu warga, Didi mengaku melihat hujan lebat yang tak kunjung reda, ia sudah mengamankan barang–barang yang ada di rumah ketempat lebih tinggi.
“Biasanya kalau hujan lebat beberapa jam lamanya, kita khawatirkan airnya masuk ke dalam rumah. Soalnya rumah saya ini rentan banjir,“ ujarnya.
Sementara itu, berdasarkan data perkiraan dari BMKG H. Asan Sampit, akumulasi curah hujan di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur pada periode 29–30 April 2026 pada pukul 07.00 WIB menunjukkan potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, itu berdasarkan model prediksi cuaca numerik.
(Red)
