
JAKARTA, Supersemar News – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengungkapkan antusiasme tinggi masyarakat terhadap rekrutmen manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Hingga Minggu (19/4/2026), jumlah pendaftar telah mencapai 220.364 orang sejak dibuka pada 15 April 2026.
“Ini yang daftar banyak jadi kadang-kadang situsnya mengalami gangguan, tetapi saya nyatakan pendaftarannya terbuka, transparan, jujur, dan tidak ada yang menjamin bisa diterima,” ujar Zulhas seusai rapat koordinasi terbatas di Jakarta, Senin (20/4/2026).
Selain itu, minat terhadap program Kampung Nelayan Merah Putih juga cukup tinggi dengan jumlah pendaftar mencapai 64.029 orang.
Dari sisi pembangunan, pemerintah mencatat sebanyak 35.408 titik lahan telah memenuhi standar minimal luas 1.000 meter persegi. Sementara itu, 25.625 lokasi masih dalam tahap pembangunan dan 5.714 titik telah rampung.
“Lahan lainnya terus kami data. Nanti akan disesuaikan pada periode berikutnya, karena di kota-kota tanahnya mahal dan kepemilikan beragam. Dan ada juga yang lahannya tidak memenuhi standar 1.000 meter persegi,” tuturnya.
Pemerintah juga memastikan sejumlah aturan pendukung telah disiapkan, termasuk Peraturan Menteri Keuangan Nomor 15 Tahun 2026 yang mengatur mekanisme penyaluran dana untuk percepatan pembangunan Kopdes Merah Putih.
Saat ini, pemerintah masih menunggu aturan teknis dari Agrinas Pangan Nasional terkait audit nilai bangunan agar pembiayaan dapat disalurkan melalui bank-bank anggota Himbara.
Diketahui, pemerintah menargetkan pembangunan 30.000 koperasi desa selesai pada Juni 2026.
Rekrutmen manajer Kopdes Merah Putih dibuka untuk 30.000 formasi pada 15-24 April 2026. Peserta yang lolos seleksi akan bekerja di bawah naungan PT Agrinas Pangan Nusantara dengan skema perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) selama dua tahun.
Setelah masa kontrak berakhir, kinerja akan dievaluasi oleh Badan Pengaturan (BP) BUMN untuk menentukan kelanjutan penugasan.
(Dasen CM)
