
Kegiatan tersebut Libatkan Yonif 923/Mentaya dan 4 Perusahaan, Kodim 1015/Sampit gelar latihan Karhutla sistem blok.
KOTAWARINGIN TIMUR, Supersemar News – Komandan Kodim 1015/Sampit Letkol Inf Dwi Candra Setyawan, memimpin upacara pembukaan Latihan Penanganan Karhutla dengan Aplikasi Sistem Blok di Lapangan Panahan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Senin (7/4/2026).
Latihan taktis ini melibatkan prajurit TNI dari Kodim 1015/Sampit dan Yonif TP 923/Mentaya, serta unsur pendukung dari BPBD Kotim, Mangala Agni, PT BPP, PT BIS, PT CKP, dan PT OBJ. Kegiatan ini menjadi bagian dari kesiapsiagaan menghadapi potensi Karhutla di wilayah Kabupaten Kotim dan Kabupaten Seruyan.
Dandim 1015/Sampit Letkol Inf Dwi Candra Setyawan mengatakan latihan diawali dengan pelatihan teori dan drill teknis selama lima hari yang disampaikan pemateri dari unsur pendukung.
“Hari ini, latihan lapangan digelar sebagai aplikasi dari teori yang telah diberikan,” ujarnya.
Sistem blok merupakan metode taktis penanggulangan Karhutla dengan pendekatan pemetaan, pembagian sektor, dan pemadaman terintegrasi. Kodim 1015/Sampit menunjukkan komitmen mendukung pemerintah daerah melalui keterlibatan seluruh potensi yang ada demi penanganan bencana yang lebih efektif dan efisien.
Baca juga berita lainnya
- Bangunan Liar di Atas Drainase di Cengkareng Ditertibkan, Kasatpol PP Jakbar Turun Langsung
- Antisipasi Kemarau, Kodim 1015/Sampit Gandeng 5 Perusahaan Latihan Tanggap Karhutla di Kotim
- Dandim 1015/Sampit Pimpin Latihan Sistem Blok, Taktik Baru Perang Lawan Karhutla di Kotim
- Nihil Korban Jiwa, Kebakaran 2 Rumah di Ketapang Sampit Telan Kerugian Rp300 Juta
- Curi Motor di Halaman Rumah, Pelaku Dibekuk Buser Polsek Kalideres
Dandim menegaskan pelatihan ini merupakan bentuk sinergitas TNI dengan berbagai pihak dalam menghadapi ancaman bencana alam yang berulang setiap musim kemarau.
“Harapannya, kegiatan ini dapat meningkatkan keterampilan personel di lapangan serta memperkuat koordinasi lintas sektor, sehingga apabila terjadi Karhutla, penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terpadu,” pungkasnya.
Latihan sistem blok diharapkan menjadi standar operasi baru dalam pemadaman Karhutla di Kotim dan Seruyan. Dengan pembagian sektor yang jelas, pergerakan personel dan peralatan bisa lebih terarah, meminimalkan area terbakar dan mempercepat pemadaman.
(Fauji)
