Sejarah dan Peran Densus 88 dalam Penanggulangan Terorisme

- Jurnalis

Senin, 18 November 2024 - 12:29 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Densus 88 (Datasemen Khusus 88 )Antiteroris Polri Garda terdepan dalam menjaga keamanan nasional dari aksi-aksi teroris.

SUPERSEMARNEWS.COM BOGOR  – Densus 88, atau Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri, adalah unit elit kepolisian Indonesia yang bertugas menangani ancaman terorisme.

Unit ini dibentuk pada tahun 2003 sebagai respons terhadap meningkatnya ancaman terorisme di Indonesia, terutama setelah peristiwa bom Bali tahun 2002.

Dengan dukungan pelatihan dan pendanaan dari berbagai negara, seperti Amerika Serikat dan Australia, Densus 88 menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan nasional dari aksi-aksi teroris.

Komandan Pertama Densus 88
Komandan pertama Densus 88 adalah Brigjen Pol Surya Dharma Salim.

Beliau memimpin unit ini sejak awal pembentukannya dan berperan besar dalam membangun dasar operasional Densus 88, termasuk dalam pengembangan metode investigasi, intelijen, dan operasi lapangan.

Tujuan Dibentuknya Densus 88
Densus 88 dibentuk dengan tujuan utama menangkal, mencegah, dan menindak ancaman terorisme yang berpotensi mengganggu keamanan dan stabilitas negara.

Baca Juga :  20 Perwira Dimutasi ke Itwasum Polri pada Agustus 2026, Ada AKBP hingga Irjen Pol

Unit ini merupakan upaya Polri untuk meningkatkan kapabilitasnya dalam menghadapi ancaman global yang semakin kompleks dan canggih.

Tugas Penting Densus 88
Densus 88 memiliki sejumlah tugas penting yang menjadi inti dari operasionalnya, antara lain:

1. Pengumpulan Intelijen: Mengidentifikasi dan memonitor jaringan teroris, baik di dalam maupun luar negeri.

2. Operasi Penindakan: Melakukan penangkapan, penggerebekan, atau penanganan langsung terhadap pelaku teror.

3. Pencegahan: Melalui edukasi masyarakat dan kerja sama internasional, Densus 88 berupaya mencegah ideologi radikal berkembang.

4. Analisis dan Evaluasi: Mempelajari pola serangan teroris untuk mengantisipasi ancaman di masa depan.

Kelebihan Densus 88
Densus 88 dikenal memiliki kelebihan yang membedakannya dari unit kepolisian lainnya:

• Kemampuan Operasional Tinggi: Anggota Densus 88 mendapatkan pelatihan intensif, baik di dalam negeri maupun luar negeri, seperti Amerika Serikat, Australia, dan Jerman.

Baca Juga :  Program "Polisi Peduli Pengangguran" di Banjarmasin, Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat

• Teknologi Canggih: Unit ini dilengkapi dengan peralatan mutakhir untuk mendukung misi intelijen dan penindakan.

• Jaringan Internasional: Densus 88 menjalin kerja sama erat dengan berbagai lembaga internasional, seperti Interpol, FBI, dan unit antiteror lainnya.

• Kecepatan dan Ketepatan Operasi: Densus 88 sering kali berhasil mencegah serangan teroris sebelum terjadi, menunjukkan efektivitas dalam misi preventif.

Peran Densus 88 dalam Menjaga Stabilitas Nasional
Densus 88 telah menangkap teroris jaringan Jemaah Islamiyah dan menangani berbagai kasus bom di berbagai wilayah. Sejak dibentuk, satuan ini aktif dalam menjaga keamanan dan melumpuhkan ancaman terorisme di Indonesia.

Meski mendapat sejumlah kritik, keberadaan Densus 88 terbukti menjadi komponen penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban Indonesia.

Densus 88 menjadi ujung tombak perang melawan terorisme dan simbol komitmen negara melindungi masyarakat dari ancaman ekstrem.

4o


Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TNI–ADF Gelar NEO TTX, Simulasikan Evakuasi Warga akibat Erupsi Gunung Raung
Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta
Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat
Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah
Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO
Prajurit Korps Marinir Gempur Pantai Banongan dalam Operasi Amfibi Keris Woomera 2026
Marinir Indonesia Bekali Prajurit Australia Teknik Bertahan Hidup di Hutan
Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika 2026 Capai Rp 5,2 Triliun, Naik 4,8 Persen
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:52 WIB

TNI–ADF Gelar NEO TTX, Simulasikan Evakuasi Warga akibat Erupsi Gunung Raung

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO

Berita Terbaru