Presiden Prabowo Bahas Kemiskinan dan Kelaparan di KTT G20 Brasil

- Jurnalis

Rabu, 20 November 2024 - 14:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Presiden Prabowo menyampaikan pidato pada sesi pertama KTT G20 Brasil 2024, membahas isu kemiskinan, kelaparan, dan rencana strategis Indonesia. 18 November 2024 (Tangkapan Youtube/Sekretariat Presiden)

SUPERSEMARNEWS.COM  – Presiden Prabowo menyampaikan pidato pada sesi pertama KTT G20 Brasil, 18 November 2024, membahas isu kemiskinan dan kelaparan.

Ia menegaskan bahwa kedua masalah ini adalah realitas yang dihadapi masyarakat Indonesia setiap hari.

“Kelaparan dan kemiskinan adalah tantangan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Persentase rakyat di bawah garis kemiskinan masih tinggi, dan 25% anak-anak di Indonesia mengalami kelaparan setiap hari,” jelasnya.

Baca Juga :  Program "Polisi Peduli Pengangguran" di Banjarmasin, Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat

Prabowo mengungkapkan bahwa ia terpilih sebagai Presiden karena komitmennya terhadap isu ini.

Ia menekankan pentingnya mengatasi kemiskinan dan kelaparan demi kepentingan nasional.

“Bagi Indonesia, menyelesaikan masalah ini sangat penting. Karena itu, saya mengalokasikan anggaran besar untuk pendidikan. Saya yakin pendidikan adalah kunci keluar dari kemiskinan,” tambahnya.

Selain itu, Prabowo membahas program makanan gratis untuk anak-anak sebagai bagian dari pemberdayaan generasi muda.

Ia optimistis strategi ini akan meningkatkan akses pendidikan dan mengurangi kelaparan.

Baca Juga :  Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Masih Butuh Retrofit, Disesuaikan dengan Kebutuhan TNI AL

“Kami sangat optimis. Pendidikan dan makanan gratis bagi anak-anak adalah langkah penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” kata Prabowo.

Ia juga memaparkan target ambisius: menyelesaikan masalah kekurangan pangan dalam tiga tahun, mencapai swasembada pangan dalam empat tahun, dan mulai berkontribusi pada Aliansi Global melawan kemiskinan dan kelaparan dalam lima tahun.

“Kami berencana mengatasi kekurangan pangan dalam tiga tahun, mandiri dalam empat tahun, dan berkontribusi secara global dalam lima tahun,” tutupnya.

(SupersemarNewsTeam)
(R/ SanggaBuana)


Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah
Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO
Prajurit Korps Marinir Gempur Pantai Banongan dalam Operasi Amfibi Keris Woomera 2026
Marinir Indonesia Bekali Prajurit Australia Teknik Bertahan Hidup di Hutan
Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika 2026 Capai Rp 5,2 Triliun, Naik 4,8 Persen
Perkuat Struktur Komando, KSAD Pimpin Sertijab 5 Pangdam dan Alih Kodal 6 Korem
PSYCHIC FEVER dan Album DIFFERENT: 10 Lagu, Satu Identitas
KPK Tetapkan Adik Eks Kepala BNPB Tersangka Main Proyek Dana Bencana
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Prajurit Korps Marinir Gempur Pantai Banongan dalam Operasi Amfibi Keris Woomera 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Marinir Indonesia Bekali Prajurit Australia Teknik Bertahan Hidup di Hutan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:36 WIB

Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika 2026 Capai Rp 5,2 Triliun, Naik 4,8 Persen

Berita Terbaru