Aksi Damai Front Kebangsaan Tolak Anarkisme di Jakarta

- Jurnalis

Selasa, 23 September 2025 - 00:07 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

SUPERSEMAR NEWS – Jakarta, 22 September 2025 –
Front Kebangsaan bersama elemen buruh, mahasiswa, dan tokoh kebangsaan menggelar aksi damai di kawasan Patung Kuda, Jakarta. Dengan tema “Stop Anarkisme dan Ciptakan Situasi Kondusif yang Aman Bagi Masyarakat”, aksi ini menegaskan pentingnya menjaga kedamaian demi persatuan bangsa.

Seruan Hentikan Anarkisme

Massa aksi menyerukan agar rakyat Indonesia menghentikan segala bentuk anarkisme yang dapat merusak persatuan nasional. Menurut mereka, kondisi aman dan kondusif akan memungkinkan pemerintah fokus menyelesaikan berbagai persoalan rakyat, mulai dari ekonomi hingga kesejahteraan sosial.

Baca Juga :  5 Kodam Baru Akan Diresmikan pada Puncak HUT ke-81 TNI
Di atas mobil komando, Gus Soleh Mz menyampaikan tausiyah kebangsaan dalam Aksi Damai Solidaritas Buruh-Mahasiswa, menyerukan pentingnya menjaga harmoni dan menolak segala bentuk anarkisme.

Orasi Tokoh Buruh, Mahasiswa, dan Ulama

Aksi damai ini diwarnai dengan orasi sejumlah tokoh.

  • Soni, perwakilan buruh, menyuarakan keadilan sosial bagi pekerja.
  • Gilang, mewakili mahasiswa, menekankan pentingnya persatuan buruh dan mahasiswa.
  • Gus Soleh Mz, memberikan tausiyah kebangsaan terkait menjaga harmoni dan kedamaian.

Dengan demikian, suara yang muncul dalam aksi ini mencerminkan keterpaduan berbagai elemen bangsa.

Baca Juga :  Polri Perkuat Kolaborasi Global dan Peran Perempuan di IAWP 2026
Orasi di atas mobil komando dengan spanduk Aksi Damai Solidaritas Buruh-Mahasiswa menjadi simbol kuat seruan Front Kebangsaan untuk menolak anarkisme dan menciptakan Indonesia yang aman serta kondusif.

Tuntutan Aksi Damai

Dalam pernyataannya, Front Kebangsaan menyampaikan beberapa tuntutan utama, yaitu:

  1. Menolak segala bentuk provokasi dan anarkisme.
  2. Mendesak terciptanya lapangan kerja dan iklim usaha yang tenang.
  3. Menolak kriminalisasi terhadap TNI dan Polri yang menjaga keamanan rakyat.
  4. Meminta Jenderal Ahmad Dofiri menegakkan Reformasi Polri demi kemajuan bangsa.
  5. Mendukung percepatan Reformasi Polri menuju Indonesia Emas 2045, sebagaimana didorong oleh tokoh lintas agama.

Pesan Utama Front Kebangsaan

“Kami berdiri tegak menolak segala bentuk anarkisme. Hanya dengan kedamaian kita bisa menjaga persatuan dan meraih kesejahteraan bangsa,” tegas perwakilan Front Kebangsaan.

Aksi ini menjadi bukti bahwa masyarakat masih menginginkan jalan damai sebagai solusi terbaik menghadapi tantangan bangsa.

SupersemarNewsTeam
Reporter:
R/Rifay Marzuki

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TNI–ADF Gelar NEO TTX, Simulasikan Evakuasi Warga akibat Erupsi Gunung Raung
Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta
Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat
Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah
Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO
Prajurit Korps Marinir Gempur Pantai Banongan dalam Operasi Amfibi Keris Woomera 2026
Marinir Indonesia Bekali Prajurit Australia Teknik Bertahan Hidup di Hutan
Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika 2026 Capai Rp 5,2 Triliun, Naik 4,8 Persen
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:52 WIB

TNI–ADF Gelar NEO TTX, Simulasikan Evakuasi Warga akibat Erupsi Gunung Raung

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO

Berita Terbaru