Bendera Merah Putih, Warna Kecintaan Rasulullah SAW

- Jurnalis

Senin, 29 September 2025 - 10:26 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

SUPERSEMAR NEWS – Malang – Bendera Merah Putih tidak hanya menjadi simbol negara Indonesia, tetapi juga diyakini memiliki hubungan erat dengan sejarah Islam. Menurut sejumlah ulama dan pengurus Lesbumi PBNU, warna merah dan putih merupakan warna yang dicintai Rasulullah SAW.

Makna Filosofi Merah Putih

Sejak lama, Bendera Merah Putih dikenal sebagai lambang patriotisme dan nasionalisme bangsa. Merah melambangkan keberanian, sedangkan putih bermakna kesucian. Keduanya dipadukan sebagai simbol keseimbangan tubuh dan jiwa.

Menurut Dr. Kukuh Santoso, M.Pd, dosen FAI Universitas Islam Malang (UNISMA), filosofi ini memperlihatkan bahwa Indonesia akan berjaya selama mampu menjaga harmoni antara keberanian dan kesucian.

Hadis tentang Bendera Rasulullah

Selain makna nasional, bendera ini juga memiliki nilai keagamaan. Dalam hadis riwayat Thabrani, Rasulullah SAW pernah memberikan panji merah kepada Bani Salim. Hadis lain yang diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah menyebutkan bahwa bendera Rasulullah berwarna putih.

“Kedua hadis ini shahih. Maka wajar bila perpaduan merah putih digunakan sebagai warna bendera Negara Kesatuan Republik Indonesia,” jelas Dr. Kukuh.

Konsep ini dalam Ushul Fiqh disebut Al-Jam’u Wat Taufiq, yaitu menggabungkan dua nash yang berbeda menjadi satu kesatuan.

Baca Juga :  Operasi Nila Jaya 2026, Polsek Cengkareng Ungkap Peredaran Ribuan Obat Keras Daftar G

Sejarah Penyebaran Merah Putih di Nusantara

Menurut catatan sejarah, para ulama telah memperkenalkan merah putih sebagai bendera Rasulullah sejak abad ke-7 Masehi, bersamaan dengan masuknya Islam ke Nusantara. Warna merah dan putih juga ditafsirkan ulama klasik seperti Imam An-Nawawi sebagai simbol emas dan perak, lambang kemenangan dan kejayaan.

Baca Juga :  Program "Polisi Peduli Pengangguran" di Banjarmasin, Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat

Nilai Universal Merah Putih

Bendera Rasulullah tidak hanya terbatas pada umat Islam. Filosofi merah putih mengandung makna universal sehingga dapat diterima semua golongan tanpa membedakan agama, suku, maupun bangsa.

“Rasulullah menggunakan warna ini bukan hanya untuk perang, tetapi juga sebagai simbol persatuan,” ungkap Dr. Kukuh.

Penutup

Dengan demikian, Sang Saka Merah Putih tidak hanya berakar pada sejarah perjuangan bangsa Indonesia, tetapi juga memiliki legitimasi religius dalam tradisi Islam. Nilai ini menjadi penguat nasionalisme sekaligus mempererat hubungan antara agama dan kebangsaan.

SupersemarNewsTeam
SanggaBuana

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jenderal Agus Subiyanto Pimpin Sertijab Wapang dan KSAD di Cilangkap
IPC TPK Buka Direct Call Penghubung Indonesia, Tiongkok, dan Thailand
Kapolres Jakbar Jadi Khatib Salat Jumat Keliling, Perkuat Kedekatan Polri dengan Masyarakat
Putusan MK “Identitas Etnis dan Budaya Dayak”, Gubernur dan DPRD Kalteng Dorong Peran Kelembagaan
Satresnarkoba Polres Kotim Amankan Pria Pekerja Buruh Lepas di Ketapang Diduga Budak Sabu
Program “Polisi Peduli Pengangguran” di Banjarmasin, Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat
Coba Kabur Lewat Jendela Lantai 2, Diduga Pengedar Sabu di Kotim Diciduk Polisi
Pangdam dan Menhut Terjun: Bongkar Kendala Pemadaman Karhutla di Taman Tanjung Puting
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:39 WIB

Jenderal Agus Subiyanto Pimpin Sertijab Wapang dan KSAD di Cilangkap

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:37 WIB

IPC TPK Buka Direct Call Penghubung Indonesia, Tiongkok, dan Thailand

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Kapolres Jakbar Jadi Khatib Salat Jumat Keliling, Perkuat Kedekatan Polri dengan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:35 WIB

Putusan MK “Identitas Etnis dan Budaya Dayak”, Gubernur dan DPRD Kalteng Dorong Peran Kelembagaan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Satresnarkoba Polres Kotim Amankan Pria Pekerja Buruh Lepas di Ketapang Diduga Budak Sabu

Berita Terbaru