Bogor Pertahankan Status Bebas Malaria, Warga Diimbau 3M Plus

- Jurnalis

Rabu, 25 Juni 2025 - 16:01 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno, terus mengimbau warga untuk menerapkan 3M Plus sebagai langkah menjaga status bebas malaria di Kota Bogor.

SUPERSEMAR NEWS BOGOR – Pemerintah Kota Bogor terus memperkuat langkah pencegahan demi mempertahankan status bebas malaria. Melalui Dinas Kesehatan Kota Bogor, sejumlah strategi rutin dilakukan, termasuk pemantauan di Puskesmas dan Rumah Sakit.

Dinkes Fasilitasi Pemeriksaan dan Obat

Kepala Dinkes Kota Bogor, Sri Nowo Retno, menyampaikan bahwa pihaknya sudah menyediakan logistik seperti obat anti malaria (DHP, Primaquen, artesunate), alat tes RDT, dan bahan mikroskopis. Selain itu, Dinkes mengadakan pelatihan ulang kepada petugas laboratorium untuk meningkatkan kualitas diagnosis malaria.

Baca Juga :  Waka Komisi III Dorong Kepolisian Tegas Usut Kasus Ipda Yayat

Tak hanya itu, jejaring antar rumah sakit juga diperkuat agar pasien positif segera ditangani sesuai standar. “Kami pastikan semua pasien menerima pengobatan yang tepat,” tegas Retno.

RDT dan Investigasi Dini

Dinkes juga membuka layanan Rapid Diagnostic Test (RDT) malaria di Puskesmas. Jika ditemukan kasus suspek, petugas langsung melakukan penyelidikan epidemiologi untuk mengantisipasi penularan lokal.

Imbauan 3M Plus bagi Masyarakat

Untuk mencegah penyakit malaria, Retno mengimbau warga menerapkan 3M Plus, yaitu:

  • Menguras tempat penampungan air
  • Menutup rapat wadah air
  • Mendaur ulang barang bekas
Baca Juga :  Menguatkan Anggota yang Terluka, Kapolda Metro Jaya Kunjungi RS Polri

Adapun tindakan plus meliputi menjaga kebersihan lingkungan, menggunakan kelambu berinsektisida, mengoleskan obat antinyamuk, serta membersihkan semak dan saluran air di sekitar rumah.

Waspadai Gejala dan Segera Periksa

Retno juga mengingatkan agar warga segera ke faskes jika mengalami demam tinggi mendadak, menggigil, mual, sakit kepala, atau punya riwayat bepergian dari luar Kota Bogor.

Untuk informasi lebih lanjut, pembaca dapat melihat juga artikel terkait upaya pengawasan penyakit di kawasan wisata Bogor.

SupersemarNewsTeam
SanggaBuana

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jenderal Agus Subiyanto Pimpin Sertijab Wapang dan KSAD di Cilangkap
IPC TPK Buka Direct Call Penghubung Indonesia, Tiongkok, dan Thailand
Kapolres Jakbar Jadi Khatib Salat Jumat Keliling, Perkuat Kedekatan Polri dengan Masyarakat
Putusan MK “Identitas Etnis dan Budaya Dayak”, Gubernur dan DPRD Kalteng Dorong Peran Kelembagaan
Satresnarkoba Polres Kotim Amankan Pria Pekerja Buruh Lepas di Ketapang Diduga Budak Sabu
Program “Polisi Peduli Pengangguran” di Banjarmasin, Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat
Coba Kabur Lewat Jendela Lantai 2, Diduga Pengedar Sabu di Kotim Diciduk Polisi
Pangdam dan Menhut Terjun: Bongkar Kendala Pemadaman Karhutla di Taman Tanjung Puting
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:39 WIB

Jenderal Agus Subiyanto Pimpin Sertijab Wapang dan KSAD di Cilangkap

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:37 WIB

IPC TPK Buka Direct Call Penghubung Indonesia, Tiongkok, dan Thailand

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Kapolres Jakbar Jadi Khatib Salat Jumat Keliling, Perkuat Kedekatan Polri dengan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:35 WIB

Putusan MK “Identitas Etnis dan Budaya Dayak”, Gubernur dan DPRD Kalteng Dorong Peran Kelembagaan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Satresnarkoba Polres Kotim Amankan Pria Pekerja Buruh Lepas di Ketapang Diduga Budak Sabu

Berita Terbaru