DP3A Kota Bogor Susun Rencana Aksi Daerah untuk Predikat KLA Utama

- Jurnalis

Selasa, 14 Januari 2025 - 12:31 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bogor, Dody Ahdiat, memberikan sambutan dalam rapat penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) Kota Layak Anak (KLA) di Hotel Pajajaran Suite, Bogor Selatan, 14 Januari 2025. Rapat ini melibatkan unsur pentahelix sebagai bagian dari langkah strategis menuju predikat KLA Utama.

Bogor Menuju Kota Layak Anak Utama
SUEPRSEMAR NEWS BOGOR – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bogor mengadakan rapat penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) 2025-2029 di Hotel Pajajaran Suite, Kecamatan Bogor Selatan, Selasa (14/1/2025). Rapat ini melibatkan unsur pentahelix, seperti Organisasi Perangkat Daerah (OPD), aparat penegak hukum (APH), akademisi, swasta, masyarakat, dan media.

Baca Juga :  Forkopimko Jakarta Barat Menyapa Warga Tambora, Perkuat Sinergi Wujudkan Lingkungan Aman dan Nyaman

Peningkatan Komitmen Stakeholder
Kepala DP3A Kota Bogor, Dody Ahdiat, menyatakan tujuan penyusunan RAD ini adalah menyinkronkan komitmen stakeholder dalam melindungi anak. “Kami ingin seluruh pihak memiliki persepsi yang sama untuk perlindungan anak dan mewujudkannya dalam program kerja masing-masing,” ujar Dody.

Perjalanan Predikat KLA Kota Bogor
Kota Bogor meraih predikat Kota Layak Anak (KLA) Pratama pada 2017. Predikat ini meningkat menjadi Madya pada 2018-2021, lalu Nindya pada 2022-2023. Setelah verifikasi administrasi 2024, Kota Bogor berhasil mencapai predikat Utama. “Selanjutnya, verifikasi lapangan akan dilakukan secara hybrid pada Februari 2025,” tambah Dody.

Persiapan Menuju Indonesia Emas 2045
Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Bogor, Hanafi, menegaskan RAD juga menjadi langkah strategis menuju visi Indonesia Emas 2045. Ia mengungkapkan, “Kasus anak di Bogor masih menjadi tantangan, termasuk tindakan negatif oleh anak di bawah umur. Masalah ini harus diselesaikan bersama melalui konsep yang dituangkan dalam RAD.”

Baca Juga :  Amran Bidik Buka Lahan hingga 2 Juta Ha Demi Dorong BBM E20 2029

Harapan untuk Masa Depan Anak Bogor
Hanafi mengapresiasi kolaborasi antar pihak yang telah membawa Kota Bogor meraih predikat KLA Utama. Ia berharap RAD ini dapat memberdayakan anak-anak Kota Bogor, meningkatkan kemampuan mereka, dan menciptakan rasa aman bagi orang tua.

Referensi:

SupersemarNewsTeam
Reporter:
R/SanggaBuana

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah
Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO
Prajurit Korps Marinir Gempur Pantai Banongan dalam Operasi Amfibi Keris Woomera 2026
Marinir Indonesia Bekali Prajurit Australia Teknik Bertahan Hidup di Hutan
Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika 2026 Capai Rp 5,2 Triliun, Naik 4,8 Persen
Perkuat Struktur Komando, KSAD Pimpin Sertijab 5 Pangdam dan Alih Kodal 6 Korem
PSYCHIC FEVER dan Album DIFFERENT: 10 Lagu, Satu Identitas
KPK Tetapkan Adik Eks Kepala BNPB Tersangka Main Proyek Dana Bencana
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Prajurit Korps Marinir Gempur Pantai Banongan dalam Operasi Amfibi Keris Woomera 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Marinir Indonesia Bekali Prajurit Australia Teknik Bertahan Hidup di Hutan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:36 WIB

Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika 2026 Capai Rp 5,2 Triliun, Naik 4,8 Persen

Berita Terbaru