Israel Langgar Gencatan Senjata, Bom 153 Ton Hantam Gaza

- Jurnalis

Selasa, 21 Oktober 2025 - 17:48 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

TEL AVIV, SUPERSEMAR NEWS – ‎Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri Israel, pada Senin (20/10/2025) secara terbuka mengakui bahwa negaranya melanggar gencatan senjata yang baru saja disepakati di wilayah Gaza Strip. Ia menyatakan bahwa militer Israel — Israel Defense Forces (IDF) — telah menjatuhkan 153 ton bom di Gaza selama masa gencatan senjata tersebut.

Pelanggaran Gencatan Senjata

Dalam sidang pembukaan musim dingin di parlemen Israel (Knesset), Netanyahu menyebut:

“Selama gencatan senjata, dua tentara gugur… Kami menyerang mereka dengan 153 ton bom dan menargetkan puluhan lokasi di seluruh Jalur Gaza.”

Sementara itu, pihak pemerintahan Gaza melaporkan bahwa sejak gencatan senjata yang dimediasi AS berlaku pada 10 Oktober 2025, terjadi 80 pelanggaran oleh Israel yang menyebabkan 97 warga Palestina tewas, termasuk 44 orang pada hari Minggu (19/10/2025), serta 230 lainnya terluka.

Baca Juga :  Tim Penyelam TNI AL Temukan 15 Jenazah Korban KM Virgo Transport 8

Tuduhan dan Penyangkalan

Israel menuduh kelompok Hamas menyerang pasukannya di kota Rafah (selatan Gaza). Hamas membantah tuduhan tersebut dan menegaskan tetap berkomitmen pada perjanjian gencatan senjata.

Reaksi Internasional

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menegaskan bahwa gencatan senjata di Gaza masih berlaku dan pihaknya tengah berupaya memastikan kondisi tetap damai. “Kami pikir mungkin kepemimpinan (Hamas) tidak terlibat… Bagaimanapun, ini akan ditangani dengan tegas tetapi tepat,” ungkapnya.

Dalam perkembangan diplomatik, pihak AS meningkatkan upaya mediasi untuk menjaga gencatan senjata tetap berjalan.

Dampak dan Latar Belakang

Sejak Oktober 2023, perang yang berlangsung di Gaza telah menewaskan lebih dari 68.200 orang dan melukai lebih dari 170.200 lainnya, menurut data dari Kementerian Kesehatan Gaza.
Gencatan senjata pada 10 Oktober 2025 — berlandaskan rencana bertahap yang diajukan AS — mencakup pembebasan sandera Israel sebagai imbalan pembebasan tahanan Palestina, serta rencana pembangunan kembali Gaza dan pembentukan pemerintahan baru tanpa keterlibatan Hamas.

Baca Juga :  5 Kodam Baru Akan Diresmikan pada Puncak HUT ke-81 TNI

Selanjutnya, pihak-pihak yang terlibat akan terus diawasi oleh mediator internasional. Meski gencatan senjata secara teknis masih berlaku, situasi di lapangan menunjukkan kerentanan tinggi terhadap kekerasan lanjut. Dengan pengakuan resmi dari Israel atas pelanggaran, tekanan terhadap seluruh proses rekonsiliasi dan rekonstruksi di Gaza semakin besar.

SupersemarNewsTeam
SanggaBuana

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Jakbar Jadi Khatib Salat Jumat Keliling, Perkuat Kedekatan Polri dengan Masyarakat
Putusan MK “Identitas Etnis dan Budaya Dayak”, Gubernur dan DPRD Kalteng Dorong Peran Kelembagaan
Satresnarkoba Polres Kotim Amankan Pria Pekerja Buruh Lepas di Ketapang Diduga Budak Sabu
Program “Polisi Peduli Pengangguran” di Banjarmasin, Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat
Coba Kabur Lewat Jendela Lantai 2, Diduga Pengedar Sabu di Kotim Diciduk Polisi
Pangdam dan Menhut Terjun: Bongkar Kendala Pemadaman Karhutla di Taman Tanjung Puting
KRKT Kritik Penanganan Karhutla di Kalteng, Desak Transparan Anggaran
Narkoba! Sidokkes Kepolisian Lakukan Pemeriksaan Urine di Kampung Puntun
Berita ini 0 kali dibaca

1 Komentar

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Kapolres Jakbar Jadi Khatib Salat Jumat Keliling, Perkuat Kedekatan Polri dengan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:35 WIB

Putusan MK “Identitas Etnis dan Budaya Dayak”, Gubernur dan DPRD Kalteng Dorong Peran Kelembagaan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Satresnarkoba Polres Kotim Amankan Pria Pekerja Buruh Lepas di Ketapang Diduga Budak Sabu

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Program “Polisi Peduli Pengangguran” di Banjarmasin, Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:30 WIB

Coba Kabur Lewat Jendela Lantai 2, Diduga Pengedar Sabu di Kotim Diciduk Polisi

Berita Terbaru