
PALANGKA RAYA, Supersemar News – Kebakaran hebat menghanguskan sejumlah rumah warga di Jalan Dr. Murjani Gang Rahayu, Kelurahan Pahandut, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, Selasa (10/3/2026) sore.
Akibat peristiwa tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp2 miliar.
Personel SPKT bersama piket fungsi Polresta Palangka Raya serta piket Polsek Pahandut langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan dan pengamanan di tempat kejadian perkara (TKP).
Pamapta III SPKT Polresta Palangka Raya, M Abrar, yang memimpin penanganan di lapangan mengatakan, petugas segera menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat terkait kebakaran tersebut.
“Petugas segera mendatangi lokasi setelah menerima informasi adanya kebakaran untuk memastikan situasi tetap terkendali serta membantu proses penanganan di lapangan,” ujarnya mewakili Kapolresta Palangka Raya Dedy Supriadi, Rabu (11/3).
Berdasarkan data di lapangan, kebakaran terjadi sekitar pukul 17.40 WIB di kawasan permukiman padat penduduk yang berada di RT 003 dan RT 004 RW 006 Kelurahan Pahandut.
Api diduga berasal dari salah satu rumah warga milik Heriansyah sebelum kemudian membesar dan merambat ke bangunan lain di sekitarnya.
Akibat kejadian tersebut, sebanyak 11 unit rumah dan 6 unit barak dilaporkan terbakar. Sebagian besar bangunan yang terdampak merupakan rumah berdinding kayu dan beratap seng sehingga api dengan cepat menjalar ke bangunan lainnya.
Sebelum petugas datang, warga sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun kobaran api baru dapat dikendalikan setelah sejumlah unit pemadam kebakaran dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, Pemerintah Kota Palangka Raya serta tim pemadam swadaya masyarakat tiba di lokasi.
Setelah berjibaku selama beberapa jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.40 WIB.
Abrar menambahkan, warga yang rumahnya terdampak kebakaran untuk sementara mengungsi di masjid maupun di rumah kerabat terdekat sambil menunggu penanganan lebih lanjut.
“Beberapa warga yang rumahnya terdampak untuk sementara mengungsi di masjid maupun di rumah kerabat terdekat,” pungkasnya.
(Fauji)
