
SAMPIT, Supersemar News — Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengusulkan pembangunan enam Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Terdepan, Terluar dan Tertinggal (SPBU 3T) guna memperluas akses masyarakat pedalaman terhadap BBM.
Asisten II Setda Kotim, Rody Kamislam, mengatakan usulan tersebut diajukan karena luasnya wilayah Kotim serta masih banyak daerah yang sulit dijangkau layanan distribusi BBM.
Begitu pula diharapkan bisa memecah panjangnya antrean BBM di Kotim yang selama ini dikeluhkan masyarakat, dengan semakin merata suplai BBM maka antrean bisa terurai.
Sebelumnya, Kotim telah memperoleh persetujuan pembangunan satu SPBU 3T di Kecamatan Seranau. Ke depan, pemerintah daerah kembali mengusulkan enam lokasi tambahan untuk periode 2026-2027.
”Karena kondisi geografis daerah kita cukup luas dan ada wilayah yang sulit dijangkau, maka kita usulkan lagi enam SPBU 3T,” ujarnya, Jumat 28 Agustus 2026.
Menurut Rody, keberadaan SPBU 3T akan sangat membantu masyarakat pedalaman yang selama ini harus menempuh jarak jauh untuk memperoleh BBM.
Ia berharap usulan tersebut dapat disetujui pemerintah pusat sehingga pelayanan distribusi BBM di daerah terpencil semakin merata.
