
Kalapas Sampit langsung melakukan pemantauan kegiatan panen lele ini.
SAMPIT, Supersemar News — Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), kembali menggelar kegiatan panen lele sebagai upaya mendukung program ketahanan pangan di lingkungan lapas pada Kamis, 27 November 2025.
Kegiatan ini melibatkan 4 orang tahanan yang telah mendapatkan pelatihan sebelumnya, sehingga proses panen dapat dilakukan secara terampil dan profesional.
Dalam panen ini di pimpin langsung Kalapas Muhammad Yani dan diikuti Kasi Binadik Giatja, Kasubsi Giatja, serta 1 orang CPNS. Kegiatan panen dengan dukungan peralatan yang lengkap sehingga kegiatan berjalan aman dan lancar.

Dalam kegiatan tersebut, Kalapas Kelas IIB Sampit, Muhammad Yani, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan kegiatan panen tersebut dan menegaskan pentingnya hasil panen ini bagi ketahanan pangan.
“Kegiatan panen lele ini merupakan bentuk nyata kontribusi lapas dalam mendukung ketahanan pangan. Hasil yang memuaskan ini menunjukkan bahwa program pembinaan kemandirian berjalan efektif dan memberikan manfaat yang besar,“ ucap Kalapas.
Proses panen dilakukan secara bertahap mulai dari pengeringan kolam, penangkapan ikan, hingga penyortiran dan penimbangan hasil panen.
“Hasil panen ikan lele seluruhnya sekitar 60 Kilogram, Dan ini suatu keberhasilan yang sangat luar biasa oleh para tahanan Lapas ini. Sinergi antara para Warga Binaan (tahanan) dan jajaran petugas Lapas menciptakan suasana kerja yang tertib dan kondusif,“ tambah Kalapas.
“Kami selalu berkomitmen akan berikan binaan positif untuk para tahanan, agar keluar dari sini, menjadi masyarakat yang lebih baik,“ kata Kalapas.
Kegiatan berlangsung dengan baik, serta menghasilkan panen yang segar, berkualitas, dan memuaskan. Setelah dilakukan penimbangan hasil panen seberat 60 kilogram, yang dimana ini merupakan hasil yang memuaskan bagi Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sampit.
(Fauji)
