Jakarta , Supersemar News —
Komisi Pengawas Persaingan Usaha atau KPPU mengungkap penyebab mengapa harga tiket pesawat mahal. Anggota KPPU Budi Joyo Santoso mengungkapkan, faktor utama penyebab harga tiket pesawat mahal adalah karena mahalnya harga avtur di Indnesia. “Avtur sendiri berkontribusi 40 persen dalam pembentukan harga tiket pesawat sehingga ketika harga avtur mahal besar efeknya ke harga tiket pesawat,” ujarnya kepada media di Jakarta, Jumat (20/8/2024).

Faktor kedua adalah distribusi avtur yang masih belum membuka ruang untuk pihak swasta ikut masuk. Sepiring Gunung dan Laut dari Alor Artikel Kompas.id Sejauh ini PT Pertamina Patraniaga menjadi satu-satunya perusahaan yang mendapatkan mandat untuk menyalurkan dan menyediakan avtur di Tanah Air.

Oleh sebab itu, pihaknya sudah merekomendasikan ke pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) untuk menggunakan sistem Multi Provider dalam penyediaan bahan bakar avtur. “Upaya ini juga bisa menjadi salah satu solusi untuk meminimalisir monopoli dalan penyediaan atau distribusi avtur,” katanya.

Faktor ketiga adalah komponen pajak yang salah satunya adalah pajak suku cadang pesawat lantaran mayoritas suku cadang pesawat berasal dari impor. “Nah untuk impor komponen pesawat masih ada biaya masuknya antara sekitar 22 persen sampai 25 persen,” katanya.

Sumber ; Kompas
Editor//jk