Prabowo Absen di G20 Afrika Selatan, Gibran Wakili RI

- Jurnalis

Sabtu, 22 November 2025 - 10:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, memberikan pernyataan di depan pesawat kepresidenan, menegaskan kesiapan delegasi Indonesia untuk mewakili negara di forum G20 Afrika Selatan.

Prabowo Tidak Hadiri KTT G20, Gibran Ditugaskan Wakili Indonesia

SUPERSEMAR NEWS — Presiden Prabowo Subianto dipastikan tidak menghadiri KTT G20 di Afrika Selatan. Keputusan ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, yang menegaskan bahwa sejumlah agenda penting di Tanah Air berbenturan dengan jadwal KTT tersebut.

“Iya, betul. Jadwal KTT G20 di Afrika Selatan bertepatan dengan beberapa agenda Presiden di Tanah Air, sehingga Pak Presiden akan diwakili Pak Wapres,” ujar Teddy kepada wartawan, Jumat (21/11/2025).

Dengan demikian, Gibran Rakabuming Raka resmi berangkat sebagai perwakilan Indonesia dalam forum global tersebut.

Utusan Khusus Disiapkan untuk Sampaikan Surat ke Presiden Afrika Selatan

Sebagai bagian dari prosedur diplomatik, Presiden Prabowo telah menugaskan Wamenko Polkam Lodewijk Freidrich Paulus untuk menyampaikan surat resmi kepada Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa.

Baca Juga :  Pilkades Serentak di 154 Desa Kabupaten Bekasi, Polisi Tekankan Netralitas dan Larang Provokasi

Menurut Teddy, langkah tersebut menegaskan bahwa Indonesia tetap memprioritaskan hubungan bilateral dan menjaga etika diplomasi.

“Pemerintah sudah mengirim Wamenko Polkam sebagai utusan khusus Presiden untuk bertemu langsung Presiden Afrika Selatan Ramaphosa, untuk menyerahkan surat permohonan tidak hadir,” jelasnya.

Gibran Sudah Bertolak dari Jakarta Menuju Johannesburg

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dilaporkan telah bertolak menuju Johannesburg melalui Lanud Halim Perdanakusuma pada Jumat pagi.
Menurut keterangan Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres), kehadiran Gibran membawa pesan penting tentang komitmen Indonesia dalam menjaga stabilitas ekonomi global dan memperkuat kerja sama internasional.

Setwapres menegaskan bahwa delegasi Indonesia tetap solid dalam membawa mandat Presiden di forum negara-negara ekonomi terbesar dunia tersebut.

Fokus Pembahasan KTT G20 2025: Ekonomi Berkelanjutan hingga AI Governance

KTT G20 yang digelar pada 22–23 November 2025 di Johannesburg menjadi momen pertama perhelatan G20 di benua Afrika.

Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Kemenko Perekonomian, Edi Pambudi, memaparkan tiga fokus utama:

1. Ekonomi Berkelanjutan & Isu Utang Global

Forum akan membahas perdagangan, keuangan untuk pembangunan, dan penanganan utang negara berkembang.
Topik ini penting karena ketimpangan global semakin menekan stabilitas ekonomi internasional.

Baca Juga :  Suyudi Ario Seto Disetujui DPR Jadi Kapolri, Ini Harapan Supersemar News

2. Dunia yang Tangguh (Resilient World)

Pembahasan mencakup:

  • perubahan iklim,
  • kebencanaan,
  • transisi energi berkeadilan,
  • ketahanan sistem pangan.

Indonesia menegaskan posisi strategisnya sebagai negara yang konsisten mendorong transisi energi nasional.

3. Isu Pekerjaan Layak dan Tata Kelola AI

Forum juga mengulas decent work, serta governance AI, isu yang kini menjadi pembicaraan global terutama terkait digitalisasi dan keberlanjutan pasar kerja.

Indonesia Usulkan Pembahasan Mineral Kritis

Sebagai bagian dari upaya memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global, pemerintah turut mendorong mineral kritis sebagai salah satu isu strategis yang perlu mendapat perhatian G20.
“(Mineral kritis) ini salah satu bahasan yang diusulkan oleh Indonesia ke dalam G20, setelah kita juga sudah mengusulkan di ASEAN,” tegas Edi.

Walaupun Presiden Prabowo tidak dapat hadir, Indonesia tetap hadir penuh dengan agenda diplomasi yang kuat melalui Wakil Presiden Gibran.
Kehadiran ini menunjukkan konsistensi Indonesia dalam menjaga perannya di kancah global, terutama terkait pemulihan ekonomi dan penguatan kerja sama internasional.***(SB)

SupersemarNewsTeam

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta
Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat
Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah
Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO
Prajurit Korps Marinir Gempur Pantai Banongan dalam Operasi Amfibi Keris Woomera 2026
Marinir Indonesia Bekali Prajurit Australia Teknik Bertahan Hidup di Hutan
Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika 2026 Capai Rp 5,2 Triliun, Naik 4,8 Persen
Perkuat Struktur Komando, KSAD Pimpin Sertijab 5 Pangdam dan Alih Kodal 6 Korem
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Prajurit Korps Marinir Gempur Pantai Banongan dalam Operasi Amfibi Keris Woomera 2026

Berita Terbaru