Reformasi Polri Mendesak, Dimulai dari Pendidikan

- Jurnalis

Senin, 15 September 2025 - 02:40 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

SUPERSEMAR NEWS – Jakarta – Reformasi Polri dinilai mendesak menyusul maraknya kasus pelanggaran yang melibatkan aparat. Peneliti CSIS, Nicky Fahrizal, menegaskan perubahan harus dimulai sejak pendidikan dan pelatihan calon anggota.

Reformasi Polri Harus Menyeluruh

Menurut Nicky, reformasi Polri penting untuk membangun akuntabilitas dan mengubah pola pikir personel. Ia menilai, Polri membutuhkan perubahan radikal agar menjadi lembaga penegak hukum yang sipil, humanis, transparan, dan akuntabel.

“Reformasi belum dilakukan secara menyeluruh. Padahal, yang dibutuhkan hari ini adalah perubahan radikal untuk membongkar kultur lama,” kata Nicky, Minggu (14/9/2025).

Catatan Kelam Polri

Desakan reformasi semakin kuat setelah muncul sejumlah kasus, mulai dari Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 orang, kasus Ferdy Sambo, hingga penembakan siswa SMK di Semarang pada 2024. Terbaru, kekerasan polisi kembali disorot setelah setidaknya 10 orang meninggal dalam gelombang demonstrasi pada akhir Agustus hingga awal September lalu.

Baca Juga :  Narkoba! Sidokkes Kepolisian Lakukan Pemeriksaan Urine di Kampung Puntun

Pendidikan dan Pengawasan Jadi Kunci

Nicky menegaskan reformasi kultural hanya bisa terjadi bila dimulai dari lembaga pendidikan dan proses rekrutmen yang transparan. Selain itu, Polri juga perlu diawasi dengan efektif.

“Harus ada supervisor bagi Polri, apakah di bawah Kemenko Polkam atau menjadi kementerian tersendiri seperti Kementerian Keamanan Dalam Negeri. Ini perlu dikaji serius,” ujarnya.

Baca Juga :  Gantikan Mayjen Yudha, Brigjen Riyanto Kini jadi Panglima Koops TNI Habema

Akademisi Minta Pembenahan dari Hulu ke Hilir

Dosen Fakultas Hukum Universitas Mulawarman, Herdiansyah Hamzah, sependapat. Menurutnya, pembenahan sejak perekrutan calon polisi adalah syarat mutlak.

“Kalau hulunya busuk, hilirnya juga pasti busuk. Sulit berharap polisi berintegritas bila rekrutmen masih penuh politik transaksional,” tegas Herdiansyah.

GNB Desak Presiden Prabowo Bertindak

Sebelumnya, tokoh yang tergabung dalam Gerakan Nurani Bangsa (GNB) mendesak reformasi Polri setelah bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana. Mereka meminta dibentuk komisi independen untuk mengusut peristiwa kekerasan dalam demonstrasi Agustus–September serta mendorong Presiden segera membentuk tim reformasi kepolisian.

SupersemarNewsTeam
Reporter: R/Rifay Marzuki

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jenderal Agus Subiyanto Pimpin Sertijab Wapang dan KSAD di Cilangkap
IPC TPK Buka Direct Call Penghubung Indonesia, Tiongkok, dan Thailand
Kapolres Jakbar Jadi Khatib Salat Jumat Keliling, Perkuat Kedekatan Polri dengan Masyarakat
Putusan MK “Identitas Etnis dan Budaya Dayak”, Gubernur dan DPRD Kalteng Dorong Peran Kelembagaan
Satresnarkoba Polres Kotim Amankan Pria Pekerja Buruh Lepas di Ketapang Diduga Budak Sabu
Program “Polisi Peduli Pengangguran” di Banjarmasin, Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat
Coba Kabur Lewat Jendela Lantai 2, Diduga Pengedar Sabu di Kotim Diciduk Polisi
Pangdam dan Menhut Terjun: Bongkar Kendala Pemadaman Karhutla di Taman Tanjung Puting
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:39 WIB

Jenderal Agus Subiyanto Pimpin Sertijab Wapang dan KSAD di Cilangkap

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:37 WIB

IPC TPK Buka Direct Call Penghubung Indonesia, Tiongkok, dan Thailand

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Kapolres Jakbar Jadi Khatib Salat Jumat Keliling, Perkuat Kedekatan Polri dengan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:35 WIB

Putusan MK “Identitas Etnis dan Budaya Dayak”, Gubernur dan DPRD Kalteng Dorong Peran Kelembagaan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Satresnarkoba Polres Kotim Amankan Pria Pekerja Buruh Lepas di Ketapang Diduga Budak Sabu

Berita Terbaru