Reyog Ponorogo ditampilkan dalam syukuran penetapan warisan budaya

- Jurnalis

Sabtu, 11 Januari 2025 - 14:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Jakarta – Sebanyak 40 komunitas menampilkan atraksi Reyog Ponorogo dalam acara syukuran penetapan pertunjukan kesenian tradisional itu sebagai salah satu warisan budaya takbenda UNESCO.

Dalam acara syukuran yang digelar di Jakarta, Sabtu, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengatakan bahwa masuknya Reyog Ponorogo dalam daftar warisan budaya takbenda UNESCO tidak lepas dari perjuangan masyarakat Ponorogo di Jawa Timur.

“Syukur alhamdulillah, (berkat) perjuangan seluruh masyarakat dan komponen pegiat seni budaya, Reyog Ponorogo secara resmi ditetapkan sebagai warisan budaya takbenda dari UNESCO. Ini kita betul-betul bersyukur,” katanya.

Baca Juga :  Graduation BFBL Sidoarjo Batch 13 Angkat Karsa Nusantara

Dia menyampaikan bahwa perjuangan masyarakat Ponorogo dalam mengupayakan pertunjukan reyog dari daerah mereka menjadi bagian warisan budaya takbenda UNESCO tidak mudah.

“Sebenarnya sudah dari sejak tahun-tahun yang lalu (diperjuangkan) supaya Reyog Ponorogo diakui oleh UNESCO. Namun, berbagai upaya ternyata memang masih perlu proses cukup panjang, bahkan yang sedianya harusnya dua tahun yang lalu, tiba-tiba ke geser dan baru ditetapkan di Desember 2024 kemarin,” katanya.

Baca juga: Reyog Ponorogo ditetapkan sebagai warisan budaya takbenda UNESCO

Reyog Ponorogo diputuskan masuk dalam daftar warisan budaya tak benda UNESCO dalam sidang ke-19 Intergovernmental Committee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage di Paraguay pada 3 Desember 2024.

Baca Juga :  HUT TNI ke-81: Yusuf dan Jhansen Tegaskan TNI Bersama Rakyat

Susiwijono berharap masuknya Reyog Ponorogo dalam daftar warisan budaya takbenda dunia dapat diikuti dengan peningkatan upaya pelestarian kesenian tradisional tersebut.

Harapannya, kaum muda selanjutnya lebih terlibat dalam upaya pelestarian Reyog Ponorogo.

Sebagai bagian dari upaya pelestarian, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengemukakan rencana untuk membangun monumen Reyog Ponorogo.

Pemerintah daerah berencana menjadikan monumen tersebut sebagai sarana edukasi dan wisata.

(Antara)(SupersemarNewsTeam)

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PSYCHIC FEVER dan Album DIFFERENT: 10 Lagu, Satu Identitas
SILATURAHIM SUPERSEMAR LAW FIRM DAN NEWS KE BAKAMLA RI, PERKUAT KOMUNIKASI DAN SINERGI ANTARLEMBAGA
Duta Besar Palestina Ajak Masyarakat Jakarta Hadiri Budayantara Fest 2026
HUT Ke-81 TNI, Purn TNI Deni Heryanto: Pengabdian Prajurit Harus Selalu Bersama Rakyat
HUT TNI ke-81: Yusuf dan Jhansen Tegaskan TNI Bersama Rakyat
Pakde Slamet: 10 Tahun Bersama Tukul Arwana, Ini Pelajaran Hidupnya!
Kapolri Suyudi Rotasi 88 Pati dan Pamen, 19 Kapolda Berganti
Prabowo Lantik Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, Ganti Sigit
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:32 WIB

PSYCHIC FEVER dan Album DIFFERENT: 10 Lagu, Satu Identitas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:47 WIB

SILATURAHIM SUPERSEMAR LAW FIRM DAN NEWS KE BAKAMLA RI, PERKUAT KOMUNIKASI DAN SINERGI ANTARLEMBAGA

Rabu, 14 Oktober 2026 - 04:32 WIB

Duta Besar Palestina Ajak Masyarakat Jakarta Hadiri Budayantara Fest 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:01 WIB

HUT Ke-81 TNI, Purn TNI Deni Heryanto: Pengabdian Prajurit Harus Selalu Bersama Rakyat

Senin, 5 Oktober 2026 - 01:02 WIB

HUT TNI ke-81: Yusuf dan Jhansen Tegaskan TNI Bersama Rakyat

Berita Terbaru