Royalti Lagu Ganggu Program Pengamen Binaan Bogor

- Jurnalis

Jumat, 15 Agustus 2025 - 17:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Festival Musik Jalanan yang digelar di Taman Kota Bogor menjadi ajang tampilnya pengamen binaan Pemkot Bogor.

SUPERSEMAR NEWS – Program pengamen binaan yang selama ini dijalankan Pemerintah Kota Bogor terancam terganggu akibat penerapan kebijakan royalti lagu. Aturan ini membuat para pengamen binaan menjadi waswas saat melantunkan musik di ruang publik.

Pengamen Binaan Waswas Kena Denda

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Muttaqin, mengungkapkan bahwa para pengamen binaan khawatir akan dikenakan denda jika membawakan lagu-lagu populer. “Beberapa masih normal menyanyikan lagu Indonesia, walau kadang rasa khawatir itu menghantui,” kata Jenal kepada awak media.

Baca Juga :  Polres Jakbar Bongkar Sindikat Tembakau Sintetis, Cairan Narkotika Bisa Disemprot ke Rokok Biasa

Saat ini, terdapat ratusan pengamen yang tergabung dalam program binaan tersebut. Sebanyak 200 orang telah ditempatkan untuk tampil di kafe dan taman-taman kota sebagai bagian dari upaya meningkatkan taraf hidup mereka.

Pemkot Bogor Siap Kaji Ulang Kebijakan Royalti

Untuk menjaga keberlangsungan program, Jenal menegaskan pihaknya akan mengkaji ulang kebijakan royalti yang tengah ramai diperbincangkan. “Saya sudah agendakan untuk mengundang dinas terkait membahas hal ini. Jangan sampai mereka bubar setelah kita capek-capek membina,” tegasnya.

Baca Juga :  Sengketa Pinjaman Rp400 Juta Berujung Laporan Polisi, Kuasa Hukum YS Pertanyakan Status Motor Jaminan

Politikus Partai Gerindra ini juga menjelaskan bahwa ke depan akan ada aturan turunan dari kebijakan tersebut. Langkah ini akan diikuti sosialisasi kepada para pengusaha kafe dan musisi Kota Bogor agar tidak terjadi kesalahpahaman.

Pesan untuk Pengamen Binaan

Jenal berpesan kepada seluruh pengamen binaan agar tidak cemas. Ia memastikan program ini akan terus berjalan demi memberi peluang kerja yang lebih baik. “Keberlangsungan program ini saya jamin tetap berlanjut,” pungkasnya.

SupersemarNewsTeam
SanggaBuana

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jenderal Agus Subiyanto Pimpin Sertijab Wapang dan KSAD di Cilangkap
IPC TPK Buka Direct Call Penghubung Indonesia, Tiongkok, dan Thailand
Kapolres Jakbar Jadi Khatib Salat Jumat Keliling, Perkuat Kedekatan Polri dengan Masyarakat
Putusan MK “Identitas Etnis dan Budaya Dayak”, Gubernur dan DPRD Kalteng Dorong Peran Kelembagaan
Satresnarkoba Polres Kotim Amankan Pria Pekerja Buruh Lepas di Ketapang Diduga Budak Sabu
Program “Polisi Peduli Pengangguran” di Banjarmasin, Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat
Coba Kabur Lewat Jendela Lantai 2, Diduga Pengedar Sabu di Kotim Diciduk Polisi
Pangdam dan Menhut Terjun: Bongkar Kendala Pemadaman Karhutla di Taman Tanjung Puting
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:39 WIB

Jenderal Agus Subiyanto Pimpin Sertijab Wapang dan KSAD di Cilangkap

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:37 WIB

IPC TPK Buka Direct Call Penghubung Indonesia, Tiongkok, dan Thailand

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Kapolres Jakbar Jadi Khatib Salat Jumat Keliling, Perkuat Kedekatan Polri dengan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:35 WIB

Putusan MK “Identitas Etnis dan Budaya Dayak”, Gubernur dan DPRD Kalteng Dorong Peran Kelembagaan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Satresnarkoba Polres Kotim Amankan Pria Pekerja Buruh Lepas di Ketapang Diduga Budak Sabu

Berita Terbaru