Rumah Budaya HMA Puji Fadli Zon sebagai Menteri Kebudayaan

- Jurnalis

Senin, 16 Desember 2024 - 13:50 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Pemilik Rumah Budaya HMA Bogor&nbsp, serahkan buku untaian kata untuk Dewi Kartika ke Fadli Zon

SUPERSEMARNEWS.COM BOGOR – Pemilik Rumah Budaya HMA di Desa Ku Megamendung, Kabupaten Bogor, Halimah Munawir, memuji penunjukan Fadli Zon sebagai Menteri Kebudayaan dalam Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto. Menurut Halimah, Fadli Zon dikenal peduli terhadap pelestarian budaya Indonesia.

“Saya bersyukur atas kehadiran Kementerian Kebudayaan yang dipimpin Fadli Zon, sosok yang sangat peduli perkembangan budaya,” ujar Halimah, Senin (16/12).

Dorongan untuk Pelestarian Budaya Sunda

Halimah, yang juga Pinisepuh Majelis Musyawarah Sunda (MMS), menekankan pentingnya pertemuan antara MMS dan Menteri Kebudayaan dilakukan secara rutin. Hal ini, menurutnya, diperlukan untuk melanjutkan upaya para tokoh Sunda dalam menjaga tradisi.

Baca Juga :  Panglima TNI Kunjungi ITS Giuseppe Garibaldi di Jakarta

“Misalnya, buku tentang permainan anak tradisional bisa dijadikan regulasi agar anak-anak kembali memainkannya,” tambahnya.

Penyerahan Karya Sastra untuk Literasi

Sebagai Ketua Umum Obor Sastra, Halimah menyerahkan dua karya sastranya kepada Fadli Zon, yaitu PADMI: Calon Permaisuri yang Terbuang dan Untaian Kata untuk Dewi Sartika. Buku terakhir, yang ditulis oleh berbagai penulis seperti Dr. Erwan S Kusumaatmaa dan Dr. Nina Kurnia Hikmawati, memuat puisi serta opini mengenang jasa Dewi Sartika.

Baca Juga :  Gubernur Banten Berduka atas Identifikasi Awak Kapal Arupadhatu I yang Hilang

“Penyerahan buku ini untuk memperkaya literasi dan menonjolkan kekayaan budaya Indonesia,” jelas Halimah.

Ajakan Memelihara Kebudayaan

Halimah mengingatkan pentingnya melestarikan sejarah dan budaya, baik melalui literasi maupun kegiatan seni. “Buku ini adalah bentuk penghargaan atas jasa pejuang seperti Dewi Sartika. Kebudayaan harus terus dijaga, bukan dilupakan,” pungkasnya.

(SupersemarNewsTeam) (R/SanggaBuana)

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TNI–ADF Gelar NEO TTX, Simulasikan Evakuasi Warga akibat Erupsi Gunung Raung
Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta
Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat
Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah
Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO
Prajurit Korps Marinir Gempur Pantai Banongan dalam Operasi Amfibi Keris Woomera 2026
Marinir Indonesia Bekali Prajurit Australia Teknik Bertahan Hidup di Hutan
Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika 2026 Capai Rp 5,2 Triliun, Naik 4,8 Persen
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:52 WIB

TNI–ADF Gelar NEO TTX, Simulasikan Evakuasi Warga akibat Erupsi Gunung Raung

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO

Berita Terbaru