Sisa Satu Kapal Flotilla Global Terus Menuju Gaza

- Jurnalis

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 05:17 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Kapal Global Sumud Flotilla dengan bendera Palestina terus berlayar menuju Gaza, menembus blokade Israel demi mengirimkan bantuan kemanusiaan.

SUPERSEMAR NEWS – Timur Tengah – Hampir seluruh kapal Global Sumud Flotilla (GSF) berhasil dicegat oleh militer Israel. Namun, satu kapal bernama Marinette masih terlacak berlayar menuju Jalur Gaza meski menghadapi blokade ketat.

Marinette Masih Bertahan di Laut

Berdasarkan data pelacak, Marinette terakhir terdeteksi di perairan internasional sekitar 100 kilometer dari teritorial Gaza. Kapal itu bergerak dengan kecepatan 2,16 knot atau setara 4 km/jam.

Sebelumnya, kapten kapal sempat melaporkan masalah mesin, tetapi kini sudah teratasi. Menurut pernyataan GSF, Marinette tetap terhubung melalui jaringan Starlink dan menolak untuk kembali.

“Gaza tidak sendirian. Palestina tidak dilupakan. Kami tidak akan ke mana-mana,” tegas GSF dalam pernyataannya.

Penangkapan Ratusan Aktivis

Pada 1 Oktober, angkatan laut Israel membajak puluhan kapal flotilla lain yang mendekat ke Gaza. Lebih dari 400 aktivis, termasuk aktivis iklim Greta Thunberg, ditangkap dan dibawa ke Israel.

Baca Juga :  Di Puntun Kembali di Gerebek, Diduga 6 Pelaku beserta 56 Paket Sabu Diamankan Polda Kalteng

Satu kapal lain, Mikeno (Al Bireh), sempat terdeteksi hanya puluhan kilometer dari pantai Gaza. Namun, sejak Kamis lalu, kapal itu tak lagi bergerak. GSF menduga Mikeno ikut dicegat pasukan Israel.

Baca Juga :  KPK Tetapkan Adik Eks Kepala BNPB Tersangka Main Proyek Dana Bencana

Misi Kemanusiaan Global

Global Sumud Flotilla merupakan gerakan internasional yang sejak 31 Agustus melibatkan 40 kapal sipil. Mereka membawa bantuan kemanusiaan untuk warga Gaza yang hidup di bawah blokade Israel.

Dalam rombongan ini terdapat jurnalis, tenaga kesehatan, hingga aktivis dari berbagai negara. Pelayaran mereka beberapa kali mendapat serangan, termasuk saat berlayar di perairan Yunani dan ketika singgah di Tunisia.

Dukungan Internasional

Meski sebagian besar kapal sudah dicegat, Marinette terus berlayar. Flotilla ini menunjukkan bahwa dukungan dunia untuk Palestina tetap kuat.

Aksi ini juga menegaskan solidaritas global terhadap penderitaan rakyat Gaza yang hingga kini masih menghadapi blokade dan agresi militer Israel.

SupersemarNewsTeam
SanggaBuana

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SATGAS YONIF 3 MARINIR PERSEMPIT RUANG GERAK KKB DI YAHUKIMO, PERKUAT STABILITAS KEAMANAN PAPUA PEGUNUNGAN
Polda Kalteng Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Mandawai Usai Kecelakaan
Kapolda Kalteng Edukasi Pelajar MAN Palangka Raya, Cegah Hoaks hingga Narkoba
Bidpropam Polda Kalteng Sidak Personel, Tegakkan Aturan dan Larangan Rokok Elektrik
Lapas Sampit Gelar Sidang TPP, Usulkan Hak-hak 23 Warga Binaan dalam Reintegrasi
Apresiasi Pengabdian Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dalam Menjaga Keamanan Presiden
Perkuat Sinergi TNI-Polri, Kapolda Jatim Sambangi Danpuspenerbal
Baru Keluar Penjara, Residivis Kembali Ditangkap saat Curi Motor di Kalideres
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 13:12 WIB

SATGAS YONIF 3 MARINIR PERSEMPIT RUANG GERAK KKB DI YAHUKIMO, PERKUAT STABILITAS KEAMANAN PAPUA PEGUNUNGAN

Kamis, 5 November 2026 - 12:46 WIB

Polda Kalteng Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Mandawai Usai Kecelakaan

Kamis, 5 November 2026 - 10:49 WIB

Kapolda Kalteng Edukasi Pelajar MAN Palangka Raya, Cegah Hoaks hingga Narkoba

Kamis, 5 November 2026 - 10:46 WIB

Bidpropam Polda Kalteng Sidak Personel, Tegakkan Aturan dan Larangan Rokok Elektrik

Kamis, 5 November 2026 - 10:35 WIB

Lapas Sampit Gelar Sidang TPP, Usulkan Hak-hak 23 Warga Binaan dalam Reintegrasi

Berita Terbaru