Teh Putri Karlina bersama Forkopimda, DPRD, mahasiswa, dan masyarakat Garut berdiri tegak di Lapangan Setda sebagai wujud aksi damai dan dukungan terhadap ekonomi kreatif serta aspirasi rakyat.

SUPERSEMAR NEWS – Garut – Wakil Bupati Garut, Teh Putri Karlina, menghadiri Aksi Bersama Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Garut Menggugat di Lapangan Setda Garut pada Selasa (2/9/2025). Aksi damai ini menjadi momentum bersejarah karena dihadiri seluruh Forkopimda Garut, termasuk sebagian anggota DPRD, untuk mendengarkan aspirasi langsung dari mahasiswa dan masyarakat.

Teh Putri Tanggapi Aspirasi Mahasiswa

Dalam kesempatan itu, Teh Putri menanggapi aspirasi masyarakat mengenai tingginya angka pengangguran di Garut. Ia menegaskan, salah satu solusi adalah membentuk Komite Ekonomi Kreatif yang bertugas mendukung pelaku usaha informal.

Selain itu, Teh Putri aktif mendorong pertumbuhan UMKM lokal dengan mengendorse produk-produk mereka melalui akun pribadinya. Strategi ini terbukti meningkatkan pendapatan para pelaku UMKM.

Teh Putri Karlina duduk bersama Forkopimda dan masyarakat Garut di Lapangan Setda, menunjukkan kebersamaan dalam aksi damai dan dukungan ekonomi kreatif.

Komitmen Bangun Ekosistem Ekonomi Kreatif

Kunjungan ini menegaskan komitmen Teh Putri dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang terstruktur dan berkelanjutan. Ia berharap, suara mahasiswa dan masyarakat mampu mendorong pembangunan Garut lebih baik ke depan.

“Dengan adanya aspirasi langsung dari mahasiswa dan masyarakat, kami semakin yakin Garut bisa bangkit melalui ekonomi kreatif,” ujar Teh Putri.

Pernyataan Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat

Sementara itu, Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Garut menyampaikan tiga poin utama:

  1. Aspirasi disampaikan secara aman, tertib, dan tidak mengganggu kenyamanan warga.
  2. Mengecam segala bentuk pengrusakan fasilitas umum.
  3. Mendesak aparat penegak hukum untuk tidak melakukan tindakan represif terhadap rakyat.

Ratusan mahasiswa dan masyarakat Garut duduk tertib di Lapangan Setda saat aksi damai, menyuarakan aspirasi untuk perubahan dan dukungan ekonomi kreatif.

Mereka juga menolak rencana tunjangan anggota DPR RI yang dianggap tidak pantas. Aliansi mendesak agar anggaran tersebut dialihkan untuk kepentingan masyarakat serta mendorong percepatan pengesahan Undang-Undang Perampasan Aset.

Aksi Damai dan Harapan ke Depan

Aksi damai ini berlangsung tertib dan mendapat apresiasi berbagai pihak. Menurut pantauan, mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah daerah mampu duduk bersama untuk menyuarakan perubahan yang lebih baik.

Untuk dokumentasi lengkap, publik dapat menyaksikan rekaman aksi di kanal YouTube resmi.

SupersemarNewsTeam
SanggaBuana