Tim SAR Laksanakan Evakuasi, ABK Kapal PT Mahogani Banda Tak Sadarkan Diri di Perairan Tanjung Selatan

- Jurnalis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 05:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Proses evakuasi difokuskan pada penanganan medis dan percepatan pemindahan korban.

BANJARMASIN, Supersemar News – Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin melaksanakan operasi SAR medis (medevac) terhadap seorang Anak Buah Kapal (ABK) KM Mahogani Banda yang mengalami hilang kesadaran di Perairan Tanjung Selatan, Provinsi Kalimantan Selatan, Jumat (8/5/2026).

Informasi kejadian diterima Kantor SAR Banjarmasin pada pukul 13.10 WITA dari Wahyu Purnomo selaku rekan korban. Berdasarkan laporan yang diterima, korban mengalami penurunan kondisi kesehatan hingga tidak sadarkan diri saat kapal sedang berlayar di wilayah perairan Tanjung Selatan.

Korban diketahui berinisial RTK (27), laki-laki, warga Metland Cibitung Cluster DE Azzura. Sebelum tim SAR tiba, korban telah mendapatkan penanganan awal secara mandiri oleh rekan sesama ABK di atas kapal.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Banjarmasin langsung memberangkatkan 1 tim rescue Kansar Banjarmasin dan beserta para potensi sar antara lain Lanal Banjarmasin, Pol Air Polda Kalsel, Kantor Karantina Kesehatan dan agen kapal.

Baca Juga :  Marinir Indonesia Bekali Prajurit Australia Teknik Bertahan Hidup di Hutan

Berangkat dari Dermaga Basirih pada pukul 13.30 WITA. Tim bergerak menuju lokasi kejadian menggunakan KN SAR 241 Laksamana dengan estimasi waktu tempuh sekitar tiga jam perjalanan laut.

Dalam pelaksanaan operasi SAR, unsur yang terlibat yakni Tim Rescue Kantor SAR Banjarmasin dengan dukungan sejumlah sarana dan peralatan, di antaranya KN SAR 241 Laksamana, rescue car, alat medis, tandu, serta perlengkapan pendukung lainnya. Proses evakuasi difokuskan pada penanganan medis dan percepatan pemindahan korban agar segera memperoleh pertolongan lanjutan.

Kondisi cuaca di lokasi dilaporkan cerah dengan tinggi gelombang berkisar 0,5 hingga 1,25 meter. Situasi tersebut cukup mendukung pelaksanaan operasi SAR dan tidak ditemukan kendala berarti selama proses keberangkatan tim menuju lokasi kejadian.

SAR Mission Coordinator (SMC) I Putu Sudayana menjelaskan bahwa respons cepat dilakukan setelah menerima laporan adanya ABK yang mengalami kondisi darurat medis di tengah pelayaran.

Baca Juga :  Tiba di New York, Menlu Sugiono Bakal Pimpin Delegasi RI di Sidang Umum PBB

“Begitu informasi diterima, kami segera mengerahkan personel dan alut laut menuju lokasi untuk melaksanakan evakuasi medis terhadap korban. Penanganan cepat sangat penting dalam kondisi kedaruratan medis di laut guna meminimalkan risiko yang lebih fatal,” ujar I Putu Sudayana.

Ia menambahkan bahwa hingga saat ini korban masih dalam kondisi tidak sadarkan diri dan sedang menunggu proses evakuasi oleh tim SAR gabungan.

Kami mengimbau kepada seluruh operator kapal maupun awak kapal agar selalu memperhatikan kondisi kesehatan kru selama pelayaran serta memastikan ketersediaan alat keselamatan dan komunikasi guna mempercepat penanganan apabila terjadi keadaan darurat,” tambahnya.

Hingga berita ini diterbitkan, operasi SAR medis masih berlangsung dan tim rescue dalam perjalanan menuju lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi terhadap korban. Seluruh unsur SAR terus berupaya maksimal agar proses penanganan dapat berjalan aman dan lancar.
(Fauji)

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Kalteng Ajak Jaga Kamtibmas dan Cegah Karhutla Bersama Jemat GBI Palangka Raya
TNI–ADF Gelar NEO TTX, Simulasikan Evakuasi Warga akibat Erupsi Gunung Raung
Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta
Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat
Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah
Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO
Prajurit Korps Marinir Gempur Pantai Banongan dalam Operasi Amfibi Keris Woomera 2026
Marinir Indonesia Bekali Prajurit Australia Teknik Bertahan Hidup di Hutan
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:22 WIB

Kapolda Kalteng Ajak Jaga Kamtibmas dan Cegah Karhutla Bersama Jemat GBI Palangka Raya

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:52 WIB

TNI–ADF Gelar NEO TTX, Simulasikan Evakuasi Warga akibat Erupsi Gunung Raung

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah

Berita Terbaru