Wacana Polri Tidak Lagi di Bawah Presiden Picu Polemi

- Jurnalis

Minggu, 1 Desember 2024 - 15:24 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

SUPERSEMARNEWS.COM JAKARTA – Wacana memisahkan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dari struktur langsung di bawah presiden menuai pro dan kontra. Usulan ini muncul menyusul kritik terhadap dugaan politisasi Polri dalam Pemilu, Pilpres, Pileg, dan Pilkada.

Pengamat kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Bambang Rukminto, memperkirakan perubahan struktur ini akan memicu resistensi internal Polri. “Penempatan Polri tidak di bawah presiden pasti menghadapi penolakan besar dari internal institusi,” ujarnya kepada Media (1/12/2024).

Meski demikian, Bambang menyebut beberapa negara maju menempatkan kepolisian di bawah kementerian untuk meningkatkan profesionalisme. “Model ini bisa diterapkan di Indonesia jika direncanakan matang,” tambahnya. Ia juga menekankan pentingnya memisahkan Polri sebagai lembaga pelaksana dari penyusun kebijakan dan anggaran.

Baca Juga :  Camat Grogol Petamburan Dorong SPPG Perbanyak Olahan Ikan untuk Menu MBG

Bambang menyarankan beberapa opsi kementerian yang dapat menaungi Polri, seperti Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Hukum, atau kementerian khusus keamanan nasional. Namun, ia menegaskan, “Setiap opsi memerlukan kajian mendalam.”

Sorotan dan Kritik

Wacana ini dipicu sorotan terhadap netralitas Polri. Sekjen PDI-Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menuding Polri terlibat dalam Pilkada 2024, menyebutnya sebagai “Partai Coklat” atau “Parcok.” Ia menyebut kondisi di beberapa daerah masih memerlukan kewaspadaan terhadap pergerakan aparat.

Tuduhan tersebut dibantah Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman, yang menyebutnya sebagai hoaks. “Pernyataan soal ‘Parcok’ tidak berdasar dan tergolong hoaks,” tegasnya dalam rapat Komisi III (29/11/2024).

Baca Juga :  Komjen Pol. (P) Prof. Dr. Chrysnanda Dwilaksana, Dorong Penguatan Ilmu Kepolisian Bidang Lingkungan di Universitas Riau

Usulan Alternatif

Ketua DPP PDI-P, Deddy Yevri Sitorus, mengusulkan agar Polri kembali di bawah Panglima TNI atau Kemendagri. Menurutnya, kekalahan PDI-P di beberapa wilayah dalam Pilkada 2024 diduga dipengaruhi pengerahan aparat. “Kami sedang mempertimbangkan agar Polri kembali di bawah Panglima TNI atau Kemendagri,” ungkapnya dalam konferensi pers (28/11/2024).

Meskipun menuai kritik, wacana ini tetap menjadi pembahasan strategis yang membutuhkan analisis mendalam demi meningkatkan profesionalisme dan netralitas Polri.

(SupersemarNewsTeam)
(R/SanggaBuana)

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta
Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat
Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah
Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO
Prajurit Korps Marinir Gempur Pantai Banongan dalam Operasi Amfibi Keris Woomera 2026
Marinir Indonesia Bekali Prajurit Australia Teknik Bertahan Hidup di Hutan
Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika 2026 Capai Rp 5,2 Triliun, Naik 4,8 Persen
Perkuat Struktur Komando, KSAD Pimpin Sertijab 5 Pangdam dan Alih Kodal 6 Korem
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Prajurit Korps Marinir Gempur Pantai Banongan dalam Operasi Amfibi Keris Woomera 2026

Berita Terbaru